MBG Tangsel Bahan Mentah Viral, BGN Klarifikasi Begini

MBG Tangsel Bahan Mentah Viral, BGN Klarifikasi Begini
Ilustrasi makanan Sehat (Pixabay)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Menanggapi viralnya unggahan memperlihatkan menu makan bergizi gratis (MBG) berupa bahan mentah yang dibagikan sekaligus untuk 5 hari di sebuah sekolah dasar negeri di Tangerang Selatan (Tangsel), Badan Gizi Nasional (BGN) langsung memberikan klarifikasi resmi. Kepala BGN, Dadan Hindayana menegaskan, pembagian menu MBG dalam bentuk bahan mentah belum pernah diatur dalam kebijakan resmi lembaganya, apalagi dilakukan saat masa libur sekolah seperti sekarang.

“Belum ada kebijakan BGN seperti itu (memberikan menu MBG bahan mentah),” ujar Dadan dalam keterangan resminya, Rabu (18/6/2025).

Dadan menjelaskan, hingga saat ini BGN masih merumuskan petunjuk teknis (juknis) terkait pelaksanaan program MBG selama masa libur sekolah.

Baca Juga:

Kasus Keracunan MBG Bogor: BGN Keluarkan Ancaman Serius kepada Pemasok Bahan Makanan!

Luhut: Anggaran MBG Tahun 2026 Capai Rp300 Triliun

Proses penyusunan tersebut dilakukan secara menyeluruh dengan memperhatikan berbagai aspek penting, seperti kehadiran siswa, efektivitas penyaluran gizi, dan kesiapan masing-masing daerah.

Menurutnya, apabila peserta didik masih dapat hadir ke sekolah selama masa libur, maka MBG akan tetap diberikan dalam bentuk makanan siap saji atau makanan segar (fresh food).

Namun, apabila siswa tidak hadir, maka pendekatan distribusi akan diarahkan kepada kelompok rentan lainnya, seperti ibu hamil, menyusui, dan anak balita yang juga menjadi target intervensi gizi nasional.

“Kami memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil tetap berlandaskan prinsip pemerataan gizi, efektivitas penyaluran, dan keberlanjutan manfaat,” tegasnya.

Ia juga memastikan tidak ada keputusan sepihak yang dilakukan oleh sekolah, daerah, atau pihak mana pun tanpa landasan kebijakan resmi dari BGN.

Seperti diketahui, unggahan seorang warganet yang membagikan foto sejumlah bahan makanan mentah, lengkap dengan keterangan bahwa itu merupakan bagian dari program MBG untuk 5 hari ke depan, khusus untuk anak sekolah dasar di Tangsel.

“Baru tahu MBG sekarang dikasih bahan mentahnya doang sekalian untuk 5 hari! Ini untuk anak SD negeri di Tangsel,” tulis akun X tersebut.

Unggahan itu pun langsung menuai reaksi publik, baik yang mengkritik maupun yang mempertanyakan prosedur pelaksanaan MBG di sekolah-sekolah, khususnya di Tangsel. (_usamah kustiawan)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun