Masjid Gedhe Objek Wisata Religi yang Sarat Sejarah di Bantul

Masjid Kota Gede
Tangkapan Layar (instagram:@masjid.gedhe.mataram)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Masjid Gedhe Mataram Kota Gede merupakan masjid yang sudah berdiri sejak ratusan tahun. Manjadi saksi perkembangan Islam di Pulau Jawa dan khusunya di Yogyakarta. Masjid Gedhe Mataram mulai terbangun pada tahun 1578 dan selesai pada tahun 1587. Hal ini lah yang menjadikannya sebagai masjid tertua di derah Yogyakarta.

Masjid Gedhe Mataram bertempat satu wilayah dengan Pesaren Agung (pemakaman besar) Kotagede.  Awal berdirinya masjid ini  ketika Ki Ageng Pemanahan dan anaknya Danang Sutawijaya berpindah ke Alas Mentaok Kota Gede. Atas saran dari gurunya yaitu Sunan Kalijaga, Ki Ageng Pemanahan membangun masjid di atas tanah hasil pemberian dari Kasultanan Pajang, melansir dari budayajogjaprov.

Berdasar dari prasasti pada masjid tersebut menerangkan bahwa masjid ini di dirikan pada hari Ahad Kliwon tanggal 6 Rabiul Akhir 1188 Hijriah atau pada 27 Juni 1773. Hal ini, sesuai dengan penanggalan masehi yang menggunakan huruf Arab dan berbahasa Jawa.  Adapula yang mengatakan bahwa masjid ini dibangun pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono I.

Sejarah Masjid Gede Mataram Kota Gede

Pembangunan masjid ini melibatkan banyak masyarakat dengan latar belakang agama yang berbeda pada era penembahan senopati. Bagian pagar masjid di buat oleh umat Hindu, sedangkan bagian utama bangunan masjid oleh umat islam. Konsep ini atas ajaran Sunan Kalijaga, serta mendapat pesar dari penambahan senopati bahwa tidak boleh mengubah bangunan tersebut. Baik itu bangunan masjid ataupun gapura yang telah berbentuk pura.

Mengingat pada masa itu masyarakatnya mayoritas masih menganut kepercayaan animisme dan dinamisme, mempertahankan corak akulturasi bertujuan untuk penyebaran ajaran islam di tanah Mataram. Sebab, masih sulit menerima ajaran islam.

Sunan Kalijaga menyebarkan agama islam melalui pendekatan budaya, sampai akhirnya berhasil di terima oleh masyarakat. Pada masa Sultan Agung tahun 1611 masehi, Masjid Gedhe Mataram mulai membangun serambi dan halaman masjid dari masjid yang awalnya begitu sederhana.

Arsitektur bangunan masjid ini mempunyai ciri khas seperti pagar bercorak Hindu yang mengelilingi area masjid. Corak ini merupakan wujud akulturasi antara Hindu dan Islam. Bangunan ini mempunyai atap berbentuk piramida(tajug) bertingkat dua yang terbuat dari kayu dan genteng sebagai penutup.

BACA JUGA: Menyapa Keindahan Alam di Puncak Pinus Becici Yogyakarta

Terapat sebuah bedug yang usianya hampir sama dengan usia bangunan Masjid berdiameter 1 meter yang tersimpan di serambi masjid. Bedug ini Sunan Kalijaga dapatkan ketika ia secara tidak sengaja menemukan pohon besar ketika melakukan pengembaraan melalui Kulon Progo. Yang ternyata pohon tersebut milik Kyai Pringgit atau Nyai Brintik.

Sunan Kalijaga membuat kerangka bedug dari pohon yang ia minta pada sang pemilik. Sampai detik ini, Masjid Gedhe Mataram masih menjadi tempat beribadah sekaligus bagian dari tujuan wisatawan untuk berwisata religi dan ziarah ketika berkunjung ke Kota Gede.

 

 

(Vini/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

5

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun