Masa Lalu Diolah dengan AI, Bandung Milestone Tawarkan Cara Baru Membaca Arsip Sejarah

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pameran Bandung Milestone hadir di Microlibrary Asia Afrika, kawasan Alun-Alun Timur Kota Bandung.

Pameran ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan 71 tahun Konferensi Asia Afrika sekaligus menghadirkan cara baru membaca sejarah melalui pengolahan arsip berbasis kecerdasan buatan (AI).

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, pameran ini merupakan respons atas peluncuran buku foto dan pameran foto oleh Menteri Kebudayaan di Hotel Homan pada akhir pekan lalu.

“Di sini kita menampilkan berbagai macam arsip yang telah diolah datanya maupun gambarnya menggunakan AI, lalu kita konfirmasi kembali kepada para ahli,” ujar Farhan, Jumat (24/4/2026).

Menurutnya, Bandung Milestone memperlihatkan bagaimana jejak perjuangan pergerakan kebangsaan Indonesia berawal dari Kota Bandung, hingga mencapai puncaknya saat Bandung menjadi tuan rumah pergerakan kemerdekaan negara-negara Global South dalam momentum Konferensi Asia Afrika tahun 1955.

Pengunjung diajak menelusuri alasan di balik nama-nama jalan di Kota Bandung yang diambil dari tokoh-tokoh penting pergerakan bangsa, seperti Abdul Muis, H. Juanda, Mochtar Kusumaatmadja, hingga Otto Iskandar Dinata.

Baca Juga:

Bandung Jadi Kota Pertama Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026, Farhan Tekankan Pentingnya Data Akurat

Siskamling Siaga Bencana #91, Farhan Serap Aspirasi Warga Cisaranten Kidul

“Di sini semua ada alasannya. Kota Bandung sejak awal pergerakan kebangsaan menjadi salah satu titik yang sangat penting menuju kemerdekaan Indonesia,” katanya.

Pameran ini juga mengangkat berbagai peristiwa penting yang pernah terjadi di Bandung, seperti peristiwa Bandung Lautan Api hingga penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika.

Sementara itu, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung, Dewi Kaniasari menyampaikan, pameran ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya.

“Pameran berlangsung mulai hari ini hingga 6–11 Mei 2026, terbuka untuk umum dan gratis,” ujarnya.

Melalui Bandung Milestone, Pemkot Bandung berharap masyarakat, khususnya generasi muda, dapat memahami sejarah kota bukan sekadar dari buku, tetapi melalui visual arsip yang telah diolah dan diverifikasi sehingga lebih mudah dipahami dan relevan dengan masa kini.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City