Marc Klok Bandingkan Kualitas Rumput dan Lapangan Stadion Gelora Bumi Kartini Dengan Venue Lain

Marc Klok Bandingkan Kualitas Rumput dan Lapangan Stadion Gelora Bumi Kartini Dengan Venue Lain
Marc Klok Dibayangi Ze Valente. (RF/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gelandang Persib, Marc Klok tak menampik baiknya kualitas rumput dan lapangan Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara yang akan dijadikan venue pertandingan versus Persijap. Marc Klok juga membandingkannya dengan beberapa venue lain.

Marc Klok pun langsung membandingkannya dengan lapangan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, yang sebelumnya sempat dikritik jajaran pelatih Persib. Ia menjelaskan kualitas lapangan Stadion Gelora Bumi Kartini sedikit lebih baik dari Stadion GBLA.

“Lumayan bagus, lebih bagus dari GBLA mungkin,” buka Klok kepada awak media.

Baca Juga:

Sesumbar Rosalvo, Tak Silau Dengan Prestasi dan Gemerlapnya Skuat Persib

Persib Waspadai Tingginya Motivasi Persijap

Meski memuji, namun eks pemain FC Utrecht itu tetap mengkritik soal sarana penunjang Stadion Gelora Bumi Kartini lainnya yang tidak memenuhi standar. Klok melanjutkan, ini hampir sama dengan kondisi beberapa venue di Indonesia lainnya.

“Tapi ini tidak sesuai standar. Saya pikir banyak stadion di Indonesia belum sesuai dengan standar dan kualitas yang kita ingin. Dan juga stadion ini,” jelasnya.

Rumput di Gelora Bumi Kartini, juga dinilainya sedikit lebih tinggi dibandingkan biasanya. Namun pemain jebolan Liga Skotlandia itu yakin, pihak penyelenggara akan melakukan pemotongan rumput demi memaksimalkan potensi lapangan di hari pertandingan.

“Oke lah lumayan tapi besok (red-hari ini) harus lebih bagus untuk potong rumput karena itu sangat penting buat kualitas liga,” terang eks pemain Persija itu.

Ia pun melanjutkan, kualitas lapangan sangat mempengaruhi jalannya pertandingan. Jika kualitasnya baik, maka dampaknya terasa pada pertandingan menjadi kompetitif. Sehingga agar pertandingan bisa dinikmati, setiap tim perlu memperhatikan kualitas lapangan.

“Karena kalau setiap tim punya lapangan bagus, kecepatan pertandingan akan lebih cepat, kualitas lebih tinggi dan bisa dinikmati. Ini juga menurunkan risiko cedera.” tutup Klok. (RF/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City