Malu Sama Warga, Ketua RW dan 6 RT di Depok Kompak Mundur karena Sampah dan Banjir

sampah Depok
(Instgram/info_depok)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Persoalan sampah yang terus menumpuk di kawasan Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat, memicu aksi pengunduran diri massal pengurus lingkungan. Sebanyak satu ketua RW dan enam ketua RT memilih melepas jabatan mereka karena merasa tidak sanggup lagi menghadapi kondisi wilayah yang semakin memprihatinkan.

Aksi tersebut dilakukan secara simbolis dengan menyerahkan stempel jabatan di hadapan warga sebagai bentuk protes terhadap persoalan sampah dan banjir yang tak kunjung terselesaikan.

Para pengurus lingkungan mengaku sudah kehabisan cara untuk menangani tumpukan sampah yang terus menumpuk di kawasan Cipayung dan Pasir Putih.

Sampah Menumpuk hingga Cemari Sungai Pesanggrahan

Kondisi lingkungan di wilayah tersebut disebut semakin memburuk dalam beberapa bulan terakhir. Tumpukan sampah tidak hanya menimbulkan bau menyengat, tetapi juga menyebabkan limbah plastik masuk ke aliran Sungai Pesanggrahan.

Akibatnya, pencemaran lingkungan semakin parah dan banjir kerap melanda permukiman warga saat hujan deras turun.

Warga menyebut sampah yang menyumbat aliran sungai dan jembatan menjadi salah satu penyebab utama banjir di kawasan tersebut.

Saat debit air meningkat, luapan air dengan cepat menggenangi jalan hingga akses utama warga.

Ketua RT Menangis: “Saya Malu Sama Warga”

Ketua RT 03 RW 06 Cipayung, Atmaja, mengaku kecewa karena berbagai keluhan warga selama ini belum mendapat solusi nyata dari pemerintah daerah.

Dengan nada emosional, ia menyebut selama ini warga hanya menerima janji tanpa realisasi yang jelas.

“Saya malu sama warga saya yang sudah dijanji-janjikan. Jalanan ini swadaya masyarakat, dari orang tua dititipkan untuk dirawat, tetapi sekarang rusak padahal setiap hari saya perbaiki dan jadi jalur alternatif warga berangkat kerja,” ujar Atmaja sambil menahan tangis, Sabtu (9/5/2026).

Warga Nilai Penanganan Pemerintah Belum Efektif

Sebelumnya, Pemerintah Kota Depok sempat menempatkan alat berat di sekitar lokasi untuk menangani persoalan sampah.

Namun, selama kurang lebih tiga bulan, warga menilai langkah tersebut belum memberikan perubahan signifikan terhadap kondisi lingkungan maupun banjir.

Masyarakat juga mengaku sudah berkali-kali mengirim laporan beserta dokumentasi kondisi sampah kepada pemerintah daerah, tetapi belum mendapatkan tindak lanjut yang memuaskan.

Ratusan Warga Jadi Langganan Banjir

Kawasan Cipayung dan Pancoran Mas yang berbatasan dengan Pasir Putih dan Sawangan disebut menjadi wilayah paling terdampak.

Ratusan warga di daerah tersebut kini rutin menghadapi banjir akibat aliran Sungai Pesanggrahan yang dipenuhi sampah.

Selain mengganggu aktivitas harian, banjir juga membuat akses transportasi warga terganggu dan memperburuk kondisi jalan lingkungan.

Baca Juga:

Ketua Hipmi Kabupaten Bandung Jadi Tersangka, Diduga Tipu Pengusaha Pakai Cek Kosong Rp3 Miliar!

Warga Minta Dedi Mulyadi Turun Tangan

Di tengah kondisi tersebut, warga berharap pemerintah segera mengambil langkah serius untuk menyelesaikan persoalan sampah dan banjir di kawasan mereka.

Masyarakat juga meminta perhatian langsung dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi agar melihat langsung kondisi lingkungan di lokasi.

Warga berharap ada solusi permanen, mulai dari normalisasi sungai, pengangkutan sampah rutin, hingga perbaikan drainase dan infrastruktur jalan yang rusak.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Pemain Timnas Indonesia Persib
Timnas Indonesia Dibayangi Persaingan Selisih Gol, John Herdman Harus Benahi Lini Serang
IMG-20260928-WA0007
Pancasila dalam Genggaman, Ribuan Pelanggan PLN Majalaya Ikut Jaga Transparansi lewat SwaCAM
Polri di Bawah TNI dan Kemendagri
2.373 Personel Gabungan Amankan Indonesia vs Malaysia di GBK, Pengamanan Diperketat
IMG-20260926-WA0021
Jokowi Puji PSI Kota Bandung, Dorong Kader Aktif di Masyarakat
Evaluasi Program di Ciambar Sukabumi, Menakar Peran Kampus bagi Masyarakat Desa
Evaluasi Program Pengabdian Universitas Trisakti di Ciambar Sukabumi, Menakar Peran Kampus bagi Masyarakat Desa
Berita Lainnya

1

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

2

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
bank bjb UPI
bank bjb dan UPI Berkolaborasi Perluas Manfaat bagi Civitas Akademika dan Masyarakat
bank bjb Buka Kantor Cabang Pangandaran, Perkuat Akses Keuangan dan Potensi Ekonomi Pesisir
bank bjb Buka Kantor Cabang Pangandaran, Perkuat Akses Keuangan dan Potensi Ekonomi Pesisir