Makanan Kemasan Pabrik Dilarang Masuk Menu MBG

Makanan Kemasan Pabrik Dilarang Menu MBG
Ilustrasi-Menu Makan MBG (Ist)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Badan Gizi Nasional (BGN) melarang penggunaan makanan kemasan pabrik atau ultra processed food dalam menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, mengatakan pelarangan ini bertujuan memberikan makanan bergizi sesuai dengan tujuan program BGN sekaligus membuka peluang besar bagi UMKM lokal untuk berkembang.

“Begitu larangan ini dilaksanakan, ratusan ribu UMKM pangan akan hidup. Ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk tidak hanya memberi gizi bagi anak bangsa, tetapi juga menggerakkan ekonomi rakyat,” ujar Nanik dalam keterangannya, dikutip Minggu (28/9/2025).

Menghidupkan UMKM Lokal

Senada dengan itu, Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN, Tigor Pangaribuan, mengatakan kebijakan ini bertujuan meluruskan kembali misi Presiden Prabowo Subianto yang menghidupkan UMKM lokal.

Pelarangan ini pun, dikatakannya, sekaligus merespons masukan dari DPR, pengamat, dan masyarakat luas mengenai penggunaan makanan ultra processed dalam menu makanan program tersebut.

Tigor kemudian memperinci sejumlah produk seperti biskuit, roti, sereal, sosis, nugget, dan sejenisnya yang harus mengutamakan produksi lokal. Pengecualian berlaku untuk susu di wilayah yang belum memiliki peternakan setempat, dengan catatan tidak terbatas pada satu merek.

Baca Juga:

BGN Akui Kesalahan, Minta Maaf atas Insiden Keracunan Produk MBG

Tangani Kasus Keracunan MBG, BGN Bentuk Dua Tim Investigasi

“Olahan daging (sosis, nugget, burger, dan lain-lain) mengutamakan produk lokal atau dari UMKM yang memiliki sertifikasi halal, SNI, terdaftar BPOM, serta masa edar maksimal satu minggu dari tanggal edar,” kata Tigor.

Menjaga Kualitas Gizi

Menurut Tigor, langkah ini bukan hanya menjaga kualitas gizi, tetapi juga memastikan manfaat ekonomi Program MBG dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya pelaku UMKM di sektor pangan.

“Dengan kebijakan ini, kita bukan hanya bicara soal menu bergizi, tapi juga soal keberpihakan pada UMKM. MBG harus menjadi program yang menyehatkan sekaligus menyejahterakan,” jelasnya.

Sebagai informasi, sebelumnya ahli gizi dr. Tan Shot Yen viral usai hadir dalam audiensi dengan anggota DPR menyuarakan kritik tentang MBG.

Beberapa poin yang menjadi kritik utama dr. Tan saat audiensi dengan anggota Komisi IX DPR RI pada Senin (22/9/2025) adalah pemilihan menu MBG, seperti burger dan spageti, yang dinilai tidak sesuai dengan konsep gizi seimbang.

Ia menyebut makanan-makanan tersebut sebagai “ultra-processed food” (makanan ultraolahan) yang justru kontraproduktif dengan tujuan pemenuhan gizi.

Menurutnya, menu MBG seharusnya mengedepankan pangan lokal yang kaya gizi, seperti kapurung di Sulawesi atau ikan kuah asam di Papua, bukan makanan berbasis tepung terigu yang bahkan tidak tumbuh di Indonesia.

“Alokasikan menu lokal sebagai 84 persen MBG di seluruh wilayah. Saya pengin anak Papua bisa makan ikan asam, saya pengin anak Sulawesi bisa makan kapurung,” ucap dr. Tan dalam rapat tersebut. (usamah kustiawan)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

2

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

3

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City