Maestro Wayang Kulit, Dalang Ki Anom Suroto Meninggal Dunia di Solo

Ki Anom Suroto
Ki Anom Suroto. (YouTube/NTV)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Dunia seni pedalangan Indonesia berduka. Salah satu maestro dalang wayang kulit kondan, Ki Anom Suroto meninggal dunia pada Kamis (23/10/2025) di Solo.

Kabar duka ini dikonfirmasi oleh Jatmiko, putra Ki Anom Suroto yang juga seorang dalang.

Jatmiko mengatakan, almarhum telah dirawat di RS Dr. Oen Kandangsapi selama lima hari akibat penyakit jantung sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

“Tadi pagi Bapak meninggal di Rumah Sakit Dr. Oen Kandangsapi Solo kurang lebihnya pukul 07.30 WIB,” ungkap Jatmiko.

Sebelum menghembuskan nafas terakhir, kata Jatmiko, Ki Anom Suroto berpesan agar anak-anaknya meneruskan perjuangannya, khususnya di bidang seni tradisi.

Baca Juga:

Dalang Anak Raka Fadillah Maknun dan 3 Desa Wisata Berprestasi Banggakan Karawang

Ini Motif Batik Paling Tua di Indonesia

Profil Ki Anom Suroto

Ki Anom Suroto, yang memiliki nama lengkap Kanjeng Raden Tumenggung Haryo Lebdo Nagoro, lahir pada 11 Agustus 1948 di Juwiring, Klaten, Jawa Tengah.

Sejak usia 12 tahun, ia mulai mendalami seni pedalangan dari ayahnya, Ki Sadiyun Harjadarsana, yang juga seorang dalang. Kemudian, melanjutkan pelatihan di berbagai tempat, seperti Himpunan Budaya Surakarta (HBS), Pasinaon Dalang Mangkunegaran (PDMN), Pawiyatan Kraton Surakarta, dan Habiranda di Yogyakarta.

Karier profesional Ki Anom dimulai pada 1968 melalui siaran pertamanya di Radio Republik Indonesia (RRI). Ia dikenal sebagai dalang yang memiliki ciri khas tersendiri dalam menyampaikan lakon wayang kulit.

Prestasinya tidak hanya diakui di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri. Ki Anom Suroto tercatat sebagai dalang Indonesia pertama yang pernah tampil di lima benua, termasuk Amerika Serikat, Jepang, Jerman, Spanyol, Australia, dan Rusia.

Selain berkarier sebagai dalang, Ki Anom juga aktif sebagai pembina pedalangan dan membimbing dalang muda dari berbagai daerah. Ia sering mengadakan forum kritik pedalangan dalam bentuk sarasehan dan pentas di kediamannya. Ia juga mengurus dan menciptakan gening jawa, seperti Sopir, Berseri, Satria Bhayangkara, ABRI Rakyat Trus Manunggal, dan lain sebagainya.

Ki Anom Suroto juga mempelopori berdirinya koperasi dalang yang bergerak di bidang simpan pinjam serta penjualan alat-alat perlengkapan wayang.

Ia juga mendirikan Yayasan Sesaji Dalang yang bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan seni pedalangan di Indonesia.

Atas dedikasinya dalam melestarikan seni budaya Indonesia, Ki Anom Suroto menerima berbagai penghargaan, termasuk Satya Lencana Kebudayaan yang diberikan langsung oleh Presiden Soeharto. Kepergian Ki Anom Suroto meninggalkan duka mendalam bagi dunia seni pedalangan Indonesia. Namun, warisan dan dedikasinya akan terus dikenang dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus seni pedalangan di tanah air.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Marco Bezzecchi
Hasil Practice MotoGP Australia 2026: Bezzecchi Tercepat, Marc Marquez Tempel Ketat di Posisi Ketiga
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Marco Bezzecchi menunjukkan kecepatan impresif pada sesi practice MotoGP...
Prediksi Skor Lille vs Crvena Zvezda Liga Europa 2025/2026
Calvin Verdonk Ukir Dua Rekor di Liga Champions
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Calvin Verdonk kembali mencatatkan sejarah di Liga Champions 2026/2027....
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

Jadwal Adzan Magrib Lombok
Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bagi umat muslim, jadwal adzan magrib merupakan hal yang penting ketika...

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian...

4

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

5

Hukum membunuh kucing
Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sebuah video yang memperlihatkan aksi keji pembunuhan kucing di Kota...
Headline
WhatsApp Image 2026-10-22 at 17.17
Hampir Dua Dekade di Industri Perhotelan, Babak Baru Dimulai: Yunindra Hardino Pimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung sebagai General Manager
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung mengumumkan pengangkatan Mr....
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...