BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Rizky Febian kembali viral lewat karya terbarunya. Kali ini, ia berduet dengan Adrian Khalif untuk lagu berjudul “Alamak” yang akan dirilis pada awal Oktober mendatang.
Meski belum dirilis resmi, namun lagu ini sudah banyak diketahui orang karena viral dinyanyikan Mahalini di konten TikTok miliknya. Simak liriknya dalam artikel ini
Lirik lagu Alamak – Rizky Febian feat Adrian Khalif
Ulah siapa yang bisa buatku begini
Gila, ini bahagia apa menderita
Langit lagi bagus-bagusnya
Tapi bagiku biasa saja
Dia buatku terkesima
Menyapamu tak berani, menciummu apalagi
Mata, pundak, lutut kaki gemetar ku berdiri
Kalau sampai ku miliki
Tak mau ku tidur lagi
Alamat malah nanti kau pergi
Kalau ada, sembilan nyawa
Mau samamu saja semuanya
Ini dada, isinya kamu semua
Alamak ini kah jatuh cinta?
Apa kamu sayang?
Apa khayalan, cubit aku sekarang
Buat mabuk kepayang, seketika pingsan mana nafas buatan
Can i see you for a minute? Boleh aku visit
See your mom and dad aku pamit
Kalau memang naga-naganya kau berkenan
Ku berangkat sekarang
Menyapa mu tak berani, menciummu apalagi
Mata, pundak, lutut kaki, gemetar ku berdiri
Kalau sampai ku miliki
Tak mau ku tidur lagi
Alamat malah nanti kau pergi
Kalau ada, sembilan nyawa
Mau samamu saja semuanya
Ini dada, isinya kamu semua
Baca Juga:
Terjerat Kasus Pedofil, Ini Lirik Lagu Tubuh yang Padam Tersulut Harum Manis
Lagu Tuhan, Lirik Religius yang Turut Dilantunkan Sang Musisi Legendaris Acil Bimbo
Alamak ini kah jatuh cinta?
Minimal kau bilang
Bila kau tak sayang
Biar ku tahan perasaan
Jadi berhenti kau menatap
Karena ku tak kuat, tak kuat berharap
Kalau ada, sembilan nyawa
Mau samamu saja semuanya
Ini dada, isinya kamu semua
Alamak ini kah jatuh cinta?
Lagu “Alamak” yang dinyanyikan Rizky Febian dan Adrian Khalif sebelum dirilis sudah lebih dulu viral karena dinyanyikan oleh Mahalini di TikTok.
Bernyanyi dengan mengganti lirik reff-nya dengan nama sang anak, Selina, konten Mahalini tersebut telah ditonton lebih dari 10 juta kali. Lagu “Alamak” dirilis secara resmi pada 3 Oktober 2025.
(Anisa Kholifatul Janah)











