BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Indonesia telah resmi menetapkan jadwal libur nasional dan cuti bersama untuk menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di tahun 2026. Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri yang melibatkan Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Tahun Baru Imlek merupakan perayaan yang menandai awal tahun baru menurut kalender lunar Tiongkok. Tahun 2026 akan memasuki Tahun Kuda, tepatnya Tahun Kuda Api yang berlangsung dari 17 Februari 2026 hingga 5 Februari 2027.
Dengan adanya kebijakan ini, masyarakat dapat menikmati long weekend atau libur panjang selama empat hari berturut-turut. Berikut rincian lengkap jadwal libur Imlek 2026:
- Sabtu, 14 Februari 2026: Libur akhir pekan
- Minggu, 15 Februari 2026: Libur akhir pekan
- Senin, 16 Februari 2026: Cuti bersama Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili
- Selasa, 17 Februari 2026: Libur nasional Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili
Menariknya, tahun ini pemerintah Indonesia untuk pertama kalinya dalam sejarah akan menggelar Festival Imlek berskala nasional. Acara ini berlangsung cukup panjang, dimulai dari 17 Februari hingga 3 Maret 2026, dengan acara puncak dijadwalkan pada 28 Februari 2026.
Baca Juga:
Kalender Libur 2026 Ditetapkan, Ada Long Weekend Terpanjang!
Seluruh rangkaian kegiatan akan dipusatkan di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, lokasi yang dipilih karena nilai historisnya dan kemudahan akses bagi masyarakat. Festival ini mengusung tema “Harmoni Imlek Nusantara”, yang mencerminkan proses akulturasi budaya Tionghoa dengan budaya lokal Indonesia.
Festival ini tidak hanya menampilkan atraksi barongsai dan liong, tetapi juga akan diramaikan dengan berbagai kesenian tradisional Nusantara, pertunjukan musik lintas budaya, pameran UMKM, hingga kuliner khas dari berbagai daerah. Seluruh acara terbuka untuk umum dan dapat dinikmati secara gratis.
Pelaksanaan Festival Imlek Nasional 2026 menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat nilai-nilai kebhinekaan dan persatuan bangsa.
Pemerintah berharap Festival Imlek Nasional dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya memperkuat toleransi dan memperkaya khazanah budaya nasional, tetapi juga mendorong sektor pariwisata serta menggerakkan ekonomi kreatif di berbagai daerah.
(Magang UNPAD/Rifa Rayja Athallah)