Lembur Katumbiri Bandung: Transformasi Warna-warni yang Menghidupkan Kota

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, SUAR MAHASISWA AWARDS — Kota Bandung dikenal sebagai kota kreatif. Bahkan, UNESCO telah menetapkan kota ini sebagai Creative Cities Network pada tahun 2015. Salah satu wujud nyatanya adalah hadirnya Kampung Pelangi atau Lembur Katumbiri, sebuah kawasan permukiman yang disulap menjadi destinasi wisata penuh warna, energi positif, dan daya tarik visual yang luar biasa.

Lembur Katumbiri merupakan salah satu kawasan pemukiman yang terletak di Kota Bandung, dikenal luas dengan sebutan “Kampung Pelangi” berkat rumah-rumah warganya yang dipenuhi warna-warna cerah serta mural-mural berestetika tinggi. Kampung ini berada di Jl. Siliwangi, Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat.

Lembur Katumbiri atau Kampung Pelangi, yang sebelumnya dikenal sebagai Kampung 200, merupakan sebuah kawasan permukiman di Bandung yang dahulu tergolong kumuh. Kawasan ini merupakan lokasi relokasi warga yang tinggal di bantaran Sungai Cikapundung.

Setiap keluarga yang pindah ke sana menerima bantuan sebesar Rp200.000 untuk membangun rumah, sehingga wilayah ini diberi nama Kampung 200. Pada tahun 2018, dengan dukungan dari sebuah perusahaan cat, rumah-rumah di kampung tersebut dicat dengan warna-warni cerah. Transformasi ini diresmikan oleh Ridwan Kamil, Wali Kota Bandung saat itu, dan sejak itu kawasan ini dikenal sebagai Kampung Pelangi 200.

Salah satu alasan utama wisatawan datang ke Lembur Katumbiri adalah daya tarik visualnya. Setiap rumah dicat dengan berbagai warna cerah seperti kuning, biru, hijau, merah, dan ungu, menciptakan pemandangan yang memanjakan mata. Selain itu, beberapa dinding juga dihiasi mural yang menambah nilai estetika dan juga menjadikannya lokasi yang sangat fotogenik untuk konten media sosial.

Selain untuk berfoto, Lembur Katumbiri ini juga sering dijadikan lokasi ideal bagi para pecinta aktivitas fisik seperti jalan santai, jogging. Karena terletak di kawasan yang masih asri dan dikelilingi pepohonan, Kampung Pelangi memiliki udara yang relatif segar dibandingkan pusat kota. Ini tentu menjadi nilai tambah bagi wisatawan yang ingin berolahraga sambil relaksasi, jauh dari hiruk-pikuk dan polusi kota.

Kehadiran wisatawan juga memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat. Banyak warga yang kini membuka usaha kecil seperti menjual makanan dan minuman. Ini menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang mendukung kesejahteraan masyarakat setempat.

Kampung Pelangi Bandung bukan sekadar destinasi wisata warna-warni, melainkan bukti nyata bahwa perubahan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat bisa berjalan berdampingan. Kampung ini menjadi contoh inspiratif bagi daerah lain di Indonesia untuk membangkitkan potensi lokal melalui inovasi kreatif dan kerja sama komunitas.

Penulis:

Sarah

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Raih WTP ke-10, KDS Minta Kinerja dan Pelayanan Terus Ditingkatkan
Raih WTP ke-10, KDS Minta Kinerja dan Pelayanan Terus Ditingkatkan
DJP
DJP Dukung UMKM Naik Kelas via PP Nomor 20 Tahun 2026
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

3

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik