Legalisasi Kasino di Indonesia Jadi Pro Kontra

legalisasi kasino
(iStock)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Berdasarkan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), perputaran uang judi online (judol) di Indonesia mencapai angka fantastis hingga Rp1.200 triliun pada tahun 2025.

Pengamat bisnis menilai angka tersebut dapat menguntungkan Indonesia jika dikelola dengan baik, seperti melalui pembuatan kasino terpusat, namun, anggota Komisi III DPR RI menilai pembangunan kasino tidak sesuai dengan budaya masyarakat Indonesia.

Ekonom dan Pengamat Bisnis Benny Batara Hutabarat (Bennix) menyatakan, tipologi judi online dan judi kasino sangat berbeda. Kasino membutuhkan infrastruktur fisik, tidak seperti judi online yang bisa diakses melalui gadget oleh berbagai lapisan masyarakat.

Hal itu disampaikan dalam diskusi publik bertajuk “Legalisasi Kasino di Indonesia: Antara Kepastian Hukum, Tantangan Sosial, dan Peluang Ekonomi.”

Baca Juga:

Demi Narik Turis Asing, Thailand Legalkan Kasino dan Perjudian

Pernah Punya Bisnis Kasino, Ini Profil dan Biodata Ustaz Dennis Lim

Ia menilai, dengan segmentasi pemain kasino yang cenderung berasal dari kalangan menengah ke atas, legalisasi kasino berpeluang memberikan sumbangan besar bagi penerimaan negara.

“Harus segera kita bikin, kalau enggak makin banyak duit kita ini bukan lagi ngomong duit satu dua M ya, ini ngomong duit ratusan triliun yang kabur ke luar negeri karena negara gagal memiliki nyali untuk membangun usaha serupa yang ada banyak di negara-negara Arab.” kata Ekonom dan Pengamat Bisnis Benny Batara Hutabarat.

Namun pandangan berbeda disampaikan anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Hasbiallah Ilyas, yang menilai pembangunan kasino tidak sesuai dengan budaya masyarakat di Indonesia. Ia menyebut, negara bisa mencari keuntungan dari sumber-sumber lain.

“Belum waktunya kita untuk melegalkan kasino di Indonesia. Karena potensi keuangan yang kita bisa ambil banyak dari sektor-sektor lain.” ucap Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Hasbiallah Ilyas.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun