Lakukan Pelecehan Seksual, Oknum Guru Seni Budaya SMK Jakarta Dipecat

Lakukan Pelecehan Seksual Oknum Guru Seni Budaya
Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono memberikan keterangan kepada wartawan, usai memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-496 DKI Jakarta di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Kamis (22/6/2023) (Antara)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sebanyak 19 siswi SMKN di kawasan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara mendatangi Polres Metro Jakarta Utara. Mereka membuat laporan terkait dugaan pelecehan seksual dilakukan oknum guru seni budaya di sekolah tersebut.

Hal itu dibenarkan Kasie Humas Polres Metro Jakarta Utara AKP Ken Rustoko. Dipastikan, laporan dari para siawa sudah diterima dan dtindaklanjuti.

“Kamii langsung proaktif dalam penanganan kasus pelecehan anak di bawah umur. Sudah kita tangani dan masih dalam proses,” kata Ken dalam keterangannya ditulis, Rabu (9/10/2024).

Sementara itu Pj Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono memerintahkan Dinas Pendidikan memecat guru yang diduga melakukan pelecehan seksual. Pelecehan tersebut diduga dilakukan di salah satu sekolah kawasan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

“Saya sudah minta kepada kepala dinas (Disdik DKI), kalau ada yang seperti itu ditindak tegas. Nanti mekanisme administrasi melalui Inspektorat,” kata Heru, Rabu (9/10/2024).

Heru menyebut, apabila terbukti ada pelecehan seksual, oknum guru berinisial H (40) tersebut harus dipecat. “Ya pasti (dipecat) prosesnya (jika terbukti),” ucapnya.

Plt Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Purwosusilo mengatakan, guru tersebut saat ini ditempatkan di Kantor Kasatlak Tanjung Priok. Hal ini dilakukan untuk memudahkan proses pemeriksaan lebih lanjut.

“Sementara dari Suku Dinas Pendidikan Jakarta Utara sudah menonaktifkan gurunya untuk tidak mengajar. Dia sudah di bebas tugaskan,” ucapnya.

Pihaknya kini masih mendalami dugaan tindakan pelecehan yang dilakukan guru itu. Purwosusilo menjelaskan, pelecehan sudah dilaporkan oleh beberapa siswi.

BACA JUGA: KPAI Kawal Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Panti Asuhan Tangerang

Media sosial diramaikan viralnya pelecehan seksual dilakukan oleh seorang guru kepada muridnya di kawasan Jakarta Utara. Oknum guru yang mengajar di SMK Negeri itu diduga melakukannya terhadap 15 murid.

Pelecehan diduga dilakukan pelaku di dalam ruangannya, saat pelajaran seni budaya berlangsung. Adapun para korban diduga merupakan siswa kelas X di sekolah tersebut.

 

(Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian