Kupas Tuntas Perbedaan Kijang Kapsul dengan SX Hingga Krista

harga kijang krista
(HSR Wheel)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Toyota Kijang Kapsul, mobil bekas lawas yang masih diminati, memiliki sejumlah varian dengan keunggulan masing-masing. Mulai dari varian terendah SX, hingga termewah yaitu Krista.

Varian SX dan LX menjadi varian terendah dari mobil keluarga legendaris pabrikan asal Jepang tersebut. Selain kedua varian tersebut, masih ada varian lainnya. Mari kita kupas perbedaan antar varian-varian mobil ini.

Perbedaan Varian Kijang Kapsul, dari SX, LX, hingga Krista

kijang krista
Foto (Instagram/@zockyibrahim)
BACA JUGA: Harga Toyota Kijang Krista Diesel 2000, Si Irit Nan Banter

Melansir berbagai sumber, simak rincian perbedaan dari Toyota Kijang kapsul, dari SX, LX, hingga Krista:

1. Varian SX dan LX

Varian terendah atau standar dari Kijang Kapsul adalah SX dan LX. Perbedaan antara keduanya terletak pada fitur dan interior. SX dan LX masih menggunakan engkol dan belum dilengkapi dengan power window.

2. Varian SSX dan LSX

Naik satu tingkat, varian SSX dan LSX memiliki fitur yang lebih lengkap dibandingkan dengan SX dan LX. Fitur tambahan meliputi tape player dan power window, memberikan kenyamanan dan kemudahan yang lebih baik bagi pengguna.

3. Varian SGX dan LGX

Tingkat lebih tinggi lagi, SGX dan LGX menjadi varian teratas dengan fitur yang lebih lengkap. Dilengkapi dengan AC double blower dan wiper untuk kaca belakang, varian ini menawarkan pengalaman berkendara yang lebih mewah.

Perbedaan mencolok antara keduanya terletak pada posisi bangku ketiga, dimana SGX memiliki bangku yang menghadap ke depan, sedangkan LGX memiliki bangku yang menghadap ke belakang dengan bagasi yang lebih luas.

4. Kijang Krista

Terakhir, Varian tertinggi dari Kijang Kapsul adalah Kijang Krista. Merupakan varian long wheelbase dengan basis varian LGX, Kijang Krista memiliki banyak pilihan warna, seperti biru, merah, hitam, abu-abu, dan metalik. Varian ini menjadi pilihan bagi yang menginginkan mobil dengan fitur lebih lengkap dan tampilan yang eksklusif.

Ringkasan Sejarah 

Toyota Kijang Kapsul generasi keempat pertama kali diluncurkan pada tahun 1997 hingga 2004. Dengan bentuk lebih aerodinamis dan desain yang modern, mobil ini mencapai kejayaannya dengan memperkenalkan varian diesel dan transmisi otomatis. Total varian awal mencapai 18 model, menawarkan banyak pilihan mesin dan teknologi.

Toyota Kijang Kapsul tetap menjadi pilihan yang diminati di pasar mobil bekas. Dengan perbedaan varian yang mencakup fitur-fitur yang berbeda, konsumen dapat memilih sesuai kebutuhan dan preferensi mereka.

 

(Saepul/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City