KPJ Geruduk Gedung DPRD Kota Bandung, Suarakan Beberapa Tuntutan

KPJ Geruduk Gedung DPRD Kota Bandung
KPJ Geruduk Gedung DPRD Kota Bandung sampaikan Beberapa Tuntutan (Rizky Iman/TM)

Bagikan

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Massa dari Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Kota Bandung melakukan ‘Konser Kemiskinan dan Kelaparan’ di depan Kantor DPRD Kota Bandung, Senin (20/5/2024).

Ketua KPJ Bandung, Cepi Suhendar mengungkapkan aksi tersebut sebagai wujud protes para musisi jalanan yang tak mendapat wadah berekspresi.

Selain itu, Cepi menilai, Pemkot Bandung tidak mampu menyelesaikan persoalan dan kebutuhan masyarakatnya. Para musisi jalanan menurutnya tak pernah diberi solusi yang representatif dan bersifat jangka panjang.

“KPJ Bandung hari ini menyampaikan aspirasi melalui mini konser, sebagai simbol kawan-kawan jalanan ini juga merupakan SDM yang harus ditanggapi secara serius. Ini merupakan aksi kelima kita ke DPRD dan Wali Kota sejak tahun 2018. Kami ingin menagih janji kemerdekaan kami,” kata Cepi

BACA JUGA: Pemkot Bandung Revitalisasi Bukit Mbah Garut

Cepi mengatakan, pada tahun 2018 telah terjadi kesepahaman antara 12 dinas dan DPRD Komisi D tentang ruang ekspresi dari pemerintah untuk para musisi jalanan.

Namun, aspirasi tersebut kemudian ditolak oleh Sekda Kota Bandung saat itu, Ema Sumarna dan Kepala Disbudpar saat itu, Dewi Kaniasari.

Adapun Isi kesepahaman tersebut, ialah musisi jalanan ingin dibina dan dianggap sebagai seniman yang mencari pekerjaan halal.

Dalam aksi tersebut, Cepi beserta yang lainnya menyampaikan tiga tuntutannya yakni meminta lapangan kerja, sarana dan prasarana sebagai sarana ekspresi dan professional.

Kedua yakni meminta pembinaan para seniman musisi jalanan secara berkesinambungan, dan terakhir memberi jaminan kebebasan berekspresi sesuai UU PP No. 5 2017 Bab IV pelaksanaan kebijakan serta penanganan PPKS masalah kesejahteraan social (Pengamen/KPJ).

“Kami akui kegagalan KPJ itu banyak pengamen. Tapi ini adalah karya emas terburuk Kota Bandung. Kami butuh pembinaan jangka panjang dan ruang profesional demi kemajuan kebudayaan. Tidak semua KPJ itu pengamen, tidak semua bermusik. Saya harap pemerintah konsentrasi membangun ekonomi kreatif,” ucapnya

Tak hanya itu, pihaknya berharap, para anggota legislatif maupun eksekutif bisa mengkaji lebih lagi atas persoalan tersebut, menurutnya musik harus bisa jadi produk ekonomi di Kota Bandung.

“Kami lihat pembahasan ini tidak pernah dibahas di pansus. Harapannya dewan pelajari ini, musik itu harus jadi produk ekonomi di Kota Bandung. Contohnya lagi Braga Beken, kami tidak diberi spot. Ini salah satu lalainya Pemkot, yang di sana itu juga sahabat kami semua, tapi ini kelalaian Pemkot. Disbudpar nggak boleh KKN, yang diajak itu lagi itu lagi,” imbuhnya.

 

(Rizky Iman/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Kesenian Gembyung Subang - YouTube Kebudayaan Subang
Kesenian Gembyung: Warisan Budaya Tradisional Kabupaten Subang
Tasikmalaya Sandal Tarumpah
Keren! Tasikmalaya Punya Sandal Tarumpah
Fakta unik domba
Domba Hewan Mudah Ditipu, Gini Kata Dosen IPB!
Agnez Mo
Agnez Mo Trending di Media Sosial, Netizen Rindu Lagu Ballad Karya Sang Diva
Film Netflix
5 Rekomendasi Film Netflix, Kamu Pasti Penasaran!
Berita Lainnya

1

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

2

Daftar Pajak Kijang Diesel, Semua Tipe Lengkap!

3

Tanggul Jebol, Ribuan Makam di TPU Bojongsoang Kabupaten Bandung Terendam Banjir

4

Inflasi Kota Bandung Hingga 10 Persen Akibat Lonjakan Harga Jelang Ramadan

5

Gubernur Dedi Mulyadi Perjuangkan Nasib Siswa yang Gagal Ikuti SNBP Akibat Kelalaian Sekolah
Headline
Peluncuran Bank Emas Prabowo
Peluncuran Bank Emas, Prabowo: Pertama dalam Sejarah Bangsa Indonesia
Anto Boyratan
Ukir Sejarah! Anto Boyratan Jadi Atlet Indonesia Pertama di Liga Basket Australia
BPBD Kabupaten Bandung, banjir
BPBD Kabupaten Bandung: Tanggul Jebol Sungai Cikapundung Kolot Genangi Ribuan Rumah Warga
Sampah Penuhi Sungai Citarum Kiriman dari Kota dan Kabupaten Bandung
BBWS Sebut Sampah Penuhi Citarum Kiriman Kota dan Kabupaten Bandung

Dapatkan fitur lebih lengkap di aplikasi Teropong Media.