Kontrak Nick Kuipers Diperpanjang, Mau Cetak Sejarah Baru

Nick Kuipers Akui Waktu Berliburnya Terasa Lebih Nyaman
Pemain bertahan Persib Bandung, Nick Kuipers usai Jalani Sesi Latihan di Saraga ITB. (RF/Teropongmedia.id)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Persib Bandung resmi memperpanjang kontrak bek asal Belanda, Nick Kuipers.

Bek asal Belanda itu sepakat dengan kontrak yang ditawarkan Persib Bandung, hingga tahun 2025. Nick juga tak mempu menutupi kebahagiaannya usai mencapai kata sepakat atas kontrak yang ditawarkan tim Persib.

Nick juga mengatakan, perpanjangan kontrak tersebut merupakan harapan besarnya setelah menjadi bagian dari tim Persib sejak 2019 lalu. Sejak bergabungnya ke Persib, Nick merasa sangat nyaman dan ingin menjadi bagian tim ini selama mungkin.

BACA JUGA: Kontrak Nick Kuipers Diperpanjang

Saat mendapatkan tawaran perpanjangan kontrak dari Persib, Nick tak berpikir panjang untuk menerimanya. Apalagi keputusannya itu juga didukung oleh keluarga kecilnya yang sudah merasa nyaman berada di Bandung..

“Itu karena saya senang berada di Bandung dan ingin lebih lama lagi. Saya senang tinggal lebih lama di Persib, hingga 2025. Keluarga saya senang di sini, saya juga senang berada di sini, jadi kami semua senang,” kata dia, Sabtu (10/2/2024)

Bahkan Nick mengatakan bahwa sang istri, Joorien Nervort juga sempat memintanya untuk tinggal lebih lama lagi di Bandung. Sehingga keputusannya untuk menetap di Bandung semakin bulat dan ia ingin terus berkontribusi untuk tim.

“Saya melihat ke depan untuk memainkan lebih banyak pertandingan bersama tim ini. Itu alasannya,” imbuhnya.

Pemain Asing Terlama Perkuat Persib

Dengan sepakatnya pembaharuan kontrak baru, Nick Kuipers dipastikan menjadi salah seorang pemain asing terlama yang memperkuat Persib Bandung. Nick Kuipers sangat senang karena karena ini merupakan sebuah kehormatan baginya.

Ia juga menambahkan bahwa tak sembarang pemain asing bisa memperkuat Persib Bandung. Apalagi Persib merupakan salah satu tim besar di Indonesia yang tentunya memiliki kualifikasi sangat merinci untuk merekrut pemain.

“Ya sangat bangga untuk bisa bermain di klub ini. Terutama karena Persib adalah tim besar dan banyak pemain (asing) datang ke sini,” kata Nick.

BACA JUGA: Manajemen Persib Kecewa, Imbang Lawan Persis Solo Disebut Keteledoran

Ditambah lagi, Nick mendengar langsung bahwa banyak pemain asing yang ingin melanjutkan karir di Indonesia dan memperkuat Persib. Ia merasa beruntung karena akhirnya bisa lebih lama berkarir di Indonesia dan berharap bisa mencetak sejarah untuk Persib.

“Banyak yang ingin bermain di sini. Jadi saya merasa bangga, bermain lebih dari seratus pertandingan untuk Persib,” tutupnya.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

5

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City