BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Arman Tsarukyan tiba di Doha bukan sekadar untuk menyapa penggemar. Petarung asal Georgia itu datang membawa ambisi besar, kembali merajai kelas ringan UFC dan kali ini ia tak sendirian. Di balik persiapan intensnya jelang duel melawan Dan Hooker pada debut UFC di Qatar, Arman mengungkapkan fakta mengejutkan, jawara kelas menengah Khamzat Chimaev siap turun tangan sebagai pendukung utama.
“Khamzat ingin datang dan membantu saya,” ungkap Arman dalam wawancara dengan The Ariel Helwani Show, dikutip Jumat (10/10/2025).
Tawaran itu bukan sekadar janji manis, Khamzat bahkan bersedia mengirim pelatih dan rekan-rekan dari Chechnya untuk memperkuat tim Tsarukyan.
“Dia selalu bertanya, ‘Kapan aku harus datang? Kalau kau butuh rekan tanding, bilang saja. Aku akan kirim semua orang dari Chechnya untuk membantu.’ ujar Arman.
Tapi Arman, yang paham betul besarnya tubuh Khamzat, menanggapi dengan nada bercanda penuh perhitungan.
“Khamzat, beratmu lebih dari 90 kg, kau akan menyakitiku. Tidak… tidak,” ujar Arman.
Baca Juga:
Namun candaan itu tak mengurangi bobot pesan, dukungan Khamzat jelas tak ternilai, pengalaman kelas menengah yang garang, jaringan pelatih elite, dan mental yang diuji di level tertinggi.
Langkah ini datang di tengah periode frustrasi yang dialami Arman dalam perburuan sabuk ringan. Setelah duel yang semestinya melawan Islam Makhachev di UFC 311 batal, jalur menuju gelar sempat diperkirakan berubah, UFC malah menempatkan Charles Oliveira dalam perebutan sabuk, yang akhirnya dimenangi Ilia Topuria di UFC 317. Kini, Arman bersikeras bahwa ia adalah ancaman nyata bagi Topuria.
“Ilia… hanya saya yang bisa mengalahkan Ilia,” tegas Arman.
Ia menambahkan keyakinannya akan gaya yang bisa mematahkan Topuria.
“Saya akan membuatnya kelelahan dengan gulat saya. Kalau aku tampil sangat baik dan menghabisi Hooker, mereka tak akan bisa menghindariku lagi,” ucapnya.
Pertarungan melawan Dan Hooker menjadi momen penentu untuk Tsarukyan , bukan hanya sebagai penghangat kembali reputasi, tetapi juga sebagai sinyal ke UFC dan lawan-lawannya bahwa ia masih pantas diperhitungkan dalam persaingan gelar.
Dengan Khamzat dan “pasukan Chechnya” yang siap membantu, Arman berharap dapat membangun momentum tak terbendung dengan kombinasi teknik gulat yang melelahkan dan serangan tajam yang membuat rival sulit bernapas.
(Budis)











