BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Dunia pernikahan Indonesia kembali mendapat warna baru. Sebuah pernikahan pasangan muda asal Tasikmalaya mendadak viral setelah mengusung konsep cosplay anime Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba dalam resepsi mereka. Bukan sekadar gimmick visual, konsep ini justru menghadirkan narasi cinta personal yang menyentuh dan relevan dengan generasi muda.
Alih-alih meninggalkan nilai sakral, pasangan ini justru memadukan dua dunia, yakni tradisi dan pop culture. Prosesi akad nikah tetap berlangsung khidmat dengan busana adat bernuansa putih, lengkap dengan ronce melati dan blangkon.
Namun suasana berubah total saat resepsi, ketika pengantin tampil sebagai Giyu Tomioka dan Shinobu Kocho, merupakan dua karakter ikonik yang kisah cintanya berakhir tragis dalam serial anime tersebut.
Pengantin wanita, Bening Amy, mengungkapkan bahwa pemilihan karakter bukan tanpa alasan.
“Di ceritanya, mereka tidak berjodoh karena karakter wanitanya wafat. Kami ingin ‘menyelesaikan’ kisah itu agar berakhir bahagia di dunia nyata,” ujar Bening.
Pendekatan ini membuat pernikahan mereka bukan hanya unik secara visual, tetapi juga sarat makna emosional. Pernikahan menjadi medium reinterpretasi cerita fiksi ke dalam realitas, sebuah simbol bahwa cinta bisa melampaui batas cerita dan layar.
Baca Juga:
5 Rekomendasi Film Anime Terbaik Sepanjang Masa
Tak hanya kedua mempelai, para pengiring pengantin dan tamu undangan pun ikut larut dalam suasana dengan mengenakan kostum karakter Hashira hingga tokoh pendukung seperti Zenitsu dan Obanai. Perpaduan dekorasi pelaminan tradisional dengan kostum cosplay menciptakan atmosfer yang jarang ditemui dalam pernikahan konvensional.
Momen ini diabadikan dan dibagikan oleh kreator konten pernikahan melalui akun Instagram @yuu_dikontenin, yang kemudian viral dengan lebih dari 340 ribu penayangan. Kolom komentar dipenuhi respons positif, menandakan tingginya penerimaan publik terhadap konsep pernikahan yang lebih personal dan ekspresif.
“Happy wedding kak Bening (istri) dan suami😍💍,” tulis akun @riska_rahimi
“Akhirnya Giyu sama Shinobu nikah beneran😭,” komentar @tegarprs_87
Fenomena ini menandai pergeseran tren pernikahan di kalangan generasi muda Indonesia. Pernikahan tak lagi semata soal formalitas, tetapi juga tentang identitas, kesamaan frekuensi, dan keberanian mengekspresikan diri. Hobi yang dulu dianggap sekadar hiburan kini justru menjadi fondasi cerita cinta yang autentik.
Pernikahan bertema anime Demon Slayer ini menjadi bukti bahwa sakralitas dan kreativitas tidak harus saling meniadakan. Di tangan pasangan yang tepat, keduanya bisa berpadu dan melahirkan tradisi baru, pernikahan yang bukan hanya dikenang, tetapi juga dirayakan sebagai cerminan jati diri.
(Magang UIN Sunan Gunung Djati/Robby Nuzula Ramadhan).








