Ketahui 5 Sejarah Pesantren Tertua di Indonesia

pesantren tertua di Indonesia
(Web)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG.TM.ID Pondok pesantren merupakan salah stau pilihan masyarakat untuk memilih sistem pendidikan untuk anaknya. Beda dengan lembaga lainnya, pondok mengharuskan muridnya untuk tinggal di lokasi tersebut. Biasanya ponpes dipimpin oleh Kiai.

Murid yang ada di sana disebut dengan santri. Agama islam menjadi ajaran paling pokok. Sistem pendidikannya sudah terkenal sejak abad ke 16. Sudah ada 27.218 ponpes di Indonesia menurut data tahun 2015. Total santrinya mencapai 3,6 juta jiwa.

Pondok Pesantren Tertua di Indonesia

Pondok pesantren terbagi menjadi 3 bagian yaitu, pesantren Khalafiah (modern). Salafiah (tradisional), dan yang terakhir memadukan antara keduanya. Berikut merupakan pondok pesantren tertua di Indonesia yang perlu kamu ketahui.

1. Pondok Pesantren Jamsaren

pesantren tertua di Indonesia
(Web)

Lokasi: Jl.Veteran no 263, Serengan, Surakarta, Jawa Tengah.


Pondok pesantren tertua pertama adalah Ponpes Jamsaren. Berdiri pada tahun 1750 dan termasuk ponpes tertua di Indonesia bahkan di Surakarta. Berdiri atas prakarsa Raja Kasunanan Surakarta  Pakubuwono IV. Saat itu Pakubuwono IV mendatangkan sejumalah ulama ke Surakarta , salah satunya adalah Kiai Jamsari dari Banyumas.

Kemudian namanya di abadikan menjadi ponpes Jamsaren. Dulu ponpes ini sempat vakum 50 tahun  dari 1830-1878. Vakumnya karena tipu daya Belanda yang saat itu kalah dari Pangeran Diponegoo saat Perang Jawa. Para kiai saat itu saling membantu perjuangan Pangeran Diponegoro ini.

Setelah 50 tahun berlalu, tahun 1878 pembantu dari Pangeran Diponegoro yaitu Kiai Haji Idris membuka kembali kegiatan di ponpes ini.

2. Ponpes Sidogiri

pesantren tertua di Indonesia
(Web)

Lokasi: Desa Sidogiri, Kecamatan Kraton, Pasuruan, Jawa Timur


Ponpes Sidogiri merupakan salah satu pesantren tertua di Indonesia yang berdiri pada tahun 1745 Masehi. Berdiri oleh Sayyid dari Cirebon, yang bernama Sayyid Sulaiman. Sayyid merupakan julukan bagi seseorang yang masih merupakan keturunan nabi Muhammad.

Ayah Sayyid Sulaiman ini namanya Sayyid Abdurrahman yang berasal dari Tarim Hadramaut Yaman. Sedangkan ibundanya bernama Syarifah Khodijah yang merupakan putri dari Sultan Hasanuddin bin Sunan Gunung Jati. Sampai saat ini ponpes ini masih aktif.

3. Ponpes Gading Malang

a
(Web)

Lokasi: Jalan Gading Pesantren, no 53, Malang, Jawa Timur


Pesantren tertua di Indonesia berikutnya adalah Ponpes Gading Malang. Berdiri pada tahun 1768 dan memiliki nama resmi Ponpes Miftahul Huda Gading Malang. Awalnya ponpes ini di dirikan oleh KH. Hasan Munadi. Lalu pengasuhan pondoknya dilanjutkan KH Ismail tahun 1858.

Dulu ponpes ini terkenal dengan ilmu hisabnya, yang selalu menjadi rujukan masyarakat untuk mennetukan Idul Fitri dan Idul Adha, melansir KOMPAS. Ponpes ini terkenal juga dengan pondok tasawuf, karena adanya thariqah qadiriyah dan nagsabandiyah.

4. Ponpes Darul Ulum Banyuanyar

a
(Web)

Lokasi: Potoan, Potoan Dajah, Palengan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.


Ponpes ini berdiri pada tahun 1787 atau 1204 Hijriah. Pendirinya adalah Kiai Itsbat bin Ishaq,yang merupakan ulama kharismatik dari pulau Madura. Dulu ponpes ini merupakan sebuah mushola kecil atau langgar. Mushola ini berdiri di atas sebidang tanah yang sempit dan gersang.

Daerah ini dulu terkenal dengan sebutan Banyuanyar. Nama ini berasal dari bahasa Jawa yang artinya air baru. Karena Kiai Itsbat saat itu menemukan mata air baru yang sangat besar di lokasi tersebut.

5. Ponpes Buntet

j
(Web)

Lokasi: Desa Mertapada Kulon, Kecamatan Astanajapura, Cirebon, Jawa Barat


Ponpes ini berdiri hampir bersamaan dengan Ponpes Jamsaren yaitu tahun 1750. Berdiri di desa Bulak, berada 1/2 kilo dari lokasinya yang sekarang. KH Muqoyyim dulu tidak tidak mau kooperatif dengan Belanda. Beliau kecewa saat Belanda campur tangan dengan urusan internal keraton.

Kekecewaanya tersebut membuat beliau keluar dari Istana dan mendirikan masjid serta pemondokan untuk mengajarkan islam.

BACA JUGA: Masjid Gedhe Mataram: Masjid Tertua di Yogyakarta

(Kaje)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City