Kerupuk Miskin di Goreng Menggunakan Pasir? Ini Cara dan Resepnya

kerupuk miskin
Tangkap Layar (instagram:@wisnuahmadgojali)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Kabupaten Subang, derah yang dikenal buah nanasnya ini juga memiliki sejumlah makanan khas yang unik dan menarik. Salah satu kuliner andalan yang tidak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Subang ialah Kerupuk Miskin.

Proses pemasakannya yang berbeda dengan kerupuk lainnya, kerupuk miskin memiliki ruang tersendiri bagi para pecinta kerupuk. Yang membedakannya ialah proses penggorengannga tidak mengggunakan minyak, melainkan menggunkan pasir.

Bagi mereka yang sering mengunjungi Subang, khususnya yang berasal dari daerah ini, Kerupuk Miskin bukanlah hal yang asing lagi.

Yang membuatnya berbeda adalah proses penggorengannya yang tidak menggunakan minyak sayur seperti kerupuk pada umumnya, melainkan menggunakan pasir. Mungkin inilah yang menjadi latar belakang nama “kerupuk miskin” untuk makanan yang kaya akan rasa ini.

Kerupuk Miskin dengan warna yang mencolok dapat ditemui di berbagai sudut Kabupaten Subang, terutama di jalur Subang Tengah dan Selatan, atau di sentra pembuatannya yang terletak di Kecamatan Purwadadi.  Sehingga menjadi pilihan yang tepat untuk dijadikan sebagai oleh-oleh.

Resep 

Bagi Anda yang ingin mencoba membuat Kerupuk Miskin di rumah, berikut adalah bahan dan cara membuatnya yang simpel namun menggugah selera:

Bahan-bahan:

  • Tepung kanji atau tepung singkong
  • Bawang merah
  • Bawang putih
  • Garam
  • Penyedap rasa
  • Pewarna makanan
  • Air
  • Pasir sungai yang hitam atau pasir yang sudah dibersihkan

Cara membuat:

  1. Haluskan bumbu seperti bawang merah dan bawang putih.
  2. Campurkan bumbu yang telah dihaluskan dengan tepung kanji, lalu tuangkan air panas mendidih ke dalam adonan. Tambahkan garam, penyedap rasa, dan pewarna makanan. Aduk rata.
  3. Tuangkan adonan ke dalam cetakan yang telah disiapkan, kemudian kukus hingga matang. Setelah itu, biarkan hingga agak dingin.
  4. Gunting atau bentuk adonan sesuai selera, kemudian keringkan di bawah sinar matahari hingga benar-benar kering dan mengeras.
  5. Siapkan penggorengan berukuran besar yang sudah diisi pasir, panaskan, dan masukkan kerupuk yang telah dikeringkan ke dalam pasir. Aduk-aduk hingga kerupuk mengembang dan matang.
  6. Angkat, lalu simpan dalam plastik atau toples untuk siap dihidangkan dan dinikmati.

BACA JUGA: Resep Membuat Kue Jorong-Jorong Khas Pontianak yang Legit

Langkah-langkah di atas bisa Anda coba di Rumah. Sehingga bagi anda yang jauh dari kabupaten subang tetap bisa menikmati kelezatan kerupuk miskin yang gurih dan unik.

 

(Vini/Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City