Kemlu Bantu Pemulangan WNI Pekerja Perusahaan Penipu Online

Kepulangan WNI
Kepulangan WNI. (dok. kemlu)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kementerian Luar Negeri (Kemlu) melalui KBRI Vientiane telah membantu proses kepulangan tujuh Warga Negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya terjebak dalam penipuan untuk bekerja di sebuah perusahaan penipu online di Golden Triangle Special Economic Zone (GTSEZ), Laos.

Menlansir kemlu, ketujuh WNI ini tiba di Jakarta melalui penerbangan Thai Lion Air dari Laos dengan transit di Bangkok, Thailand pada tanggal 2 Mei.

Ketika ketujuh WNI tersebut menghubungi KBRI, pertama kalinya mereka menginformasikan telah dikeluarkan dari status pekerjaan oleh perusahaan dan berada di luar GTSEZ.

Sedangkan lima dari mereka masih ditahan oleh perusahaan sementara dua lainnya telah kehilangan status visa sejak 18 April 2024.

Untuk menyelesaikan masalah ini, upaya dilakukan melalui jalur diplomatik untuk memfasilitasi evakuasi mereka ke penginapan di Provinsi Bokeo, Laos, sambil menunggu perkembangan mediasi dengan perusahaan dan mendapatkan kembali dokumen paspor mereka.

Mereka mengaku telah menerima pembayaran setelah bernegosiasi dengan perusahaan, dan diduga agen yang sama masih melakukan perekrutan di Kalimantan Barat.

Kemlu telah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial, termasuk Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC), untuk memfasilitasi kedatangan mereka di Tanah Air dengan proses rehabilitasi, penampungan sementara, dan pemulangan sesuai prosedur penanganan korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Namun, sayangnya, para WNI tersebut meninggalkan bandara tanpa berkoordinasi dengan KBRI dan Kementerian Luar Negeri, kemungkinan karena dipengaruhi oleh seorang WNI yang bekerja di Mempawah, Kalimantan Barat.

Dari tujuh WNI tersebut, lima di antaranya telah dicegah keberangkatannya di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) pada tanggal 27 Februari 2024 dan 2 Maret 2024 oleh petugas Imigrasi Bandara Soetta.

Mereka telah diberikan sosialisasi tentang risiko bekerja di luar negeri secara ilegal, terutama di negara-negara dengan risiko tinggi seperti Kamboja, Laos, dan Myanmar, namun tetap mencari cara untuk berangkat, yang pada akhirnya mengakibatkan mereka terjebak dalam perusahaan penipu online.

BACA JUGA: Kemlu: Indonesia Terus Jalankan Diplomasi Terkait Ketegangan Geopolitik

Pemerintah Indonesia terus mengingatkan agar WNI yang ingin bekerja di luar negeri mengikuti prosedur resmi untuk memastikan migrasi yang aman, serta untuk tidak melanggar hukum di negara tujuan.

Selain itu, disampaikan kepada seluruh WNI/PMI yang mendapatkan fasilitasi kepulangan oleh Pemerintah untuk menghormati prosedur kepulangan yang disampaikan oleh Perwakilan RI di negara tempat mereka tinggal.

 

(Vini/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

5

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City
WhatsApp Image 2026-08-10 at 18.25
Wali Kota Bandung Titip Pesan Kebangsaan kepada Paskibraka, Bukan Sekadar Baris-Berbaris