Kemenparekraf Kenalkan Kuliner Indonesia Lewat Spice Up The World di Tiongkok

Spice Up The World
Ilustrasi. (pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Program ‘Spice Up The World’ di Tiongkok, menjadi salah satu langkah yang diambil Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dalam upaya mengenalkan kuliner Indonesia ke kancah internasional.

Terkait hal ini, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf, Vinsensius Jemadu, mengungkapkan pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan PT United Harvest China, yang terkenal sebagai Papatonk. Sejak tahun 2016, Papatonk telah menjadi mitra co-branding Wonderful Indonesia di Tiongkok.

Vinsensius menyampaikan harapannya agar kolaborasi yang terjalin dapat memperkuat upaya promosi kuliner Indonesia di Tiongkok.

“Papatonk sebagai mitra co-branding Wonderful Indonesia konsisten mempromosikan pariwisata dan kuliner Indonesia selama bertahun-tahun di pasar Tiongkok,” ujarnya, Rabu (18/9/2024).

Kerjasama dengan Influencer Tiongkok

Vinsensius menjelaskan Papatonk bekerja sama dengan influencer papan atas di Tiongkok melalui platform e-commerce terbesar kedua di negara tersebut, Kuaishou, yang masyarakat Indonesia mengenalnya sebagai Snack Video.

Selain itu, pria dengan panggilan Vincen berharap kerjasama ini dapat membantu mempromosikan berbagai destinasi wisata dan kuliner khas Indonesia. Terlebih lagi, influencer ternama asal Tiongkok tersebut memiliki lebih dari 55 juta pengikut di platform Kuaishou.

“Rencananya, top influencer ini akan berkunjung ke Jakarta selama 3 hari, mulai dari 17-19 September 2024. Dalam kunjungannya, ia akan melakukan pengambilan video di Pantjoran PIK 2 Tangerang,” ucapnya.

Ia menyatakan video tersebut akan memperkenalkan berbagai destinasi wisata dan kuliner khas Indonesia, seperti Sate, Soto Ayam, Nasi Goreng, Rendang, dan Gado-Gado kepada para pengikutnya di Tiongkok.

Di samping itu, ia juga akan mengulas lebih detail tentang produk-produk kuliner dan pariwisata Indonesia sambil berinteraksi secara langsung.

“Kegiatan ini akan meningkatkan minat dan daya tarik wisatawan Tiongkok terhadap produk Indonesia, baik di sektor kuliner maupun pariwisata. Harapannya promosi ini juga dapat mendorong dan menginspirasi banyak top influencer di Tiongkok,” kata Vincen.

BACA JUGA: Ada Berapa Jenis Sate di Indonesia?

Ia juga menambahkan negara-negara lain turut mendukung dalam mempromosikan potensi pariwisata Indonesia, terutama di sektor kuliner melalui program ‘Spice Up The World’.

 

 

(Virdiya/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

4

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026