Keisya Levronka Dihujat Habis-habisan, Marlo Jadi Iba

keisya levronka
foto (Instagram/@keisyalevronka)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Penyanyi Keisya Levronka menuai banyak hujatan Netizen, usai menjadi bintang tamu di sebuah podcast yang dipandu Marlo Ernesto.

Pelantun lagu Tak Ingin Usai ini dihujat netizen di berbagai platform media sosial karena dinilai tak sopan dalam podcast tersebut.

Marlo muncul memberikan keterangan dan meminta maaf. Ia menilai Keisya Levronka tidak harus sebegitunya dihujat hebat, hingga Instagram-nya hilang.

“Menurut gue, Keisya Levronka nggak seharusnya dihujat sebegitu hebatnya sih sama netizen,” kata Marlo Ernesto melansir YouTube Doa Ibu Selamanya, Selasa (01/7/2023).

Menurutnya, netizen tidak cepat menilai Keisya dari sebuah potongan video dan sehingga langsung disimpulkan menyebalkan.

BACA JUGA: Soal Ilegal Akses, Virgoun Laporkan Inara Rusli ke Polda Metro Jaya

“Karena yang kalian lihat cuma dari sebuah potongan, karena sudah di-take down videonya, ya mungkin ada yang udah nonton full-nya, tapi yang viral itu cuma potongan dimana dia lagi menyebalkan,” ujarnya.

Marlo juga tak menampik, bahwa dirinya kerap memunculkan sikap menyebalkan ketika mewawancarai bintang tamunya.

“Kan lu nggak tahu satu episode full, di situ mungkin gue menyebalkan,” ucapnya.

Hujatan Keisya, kata Marlo, dinilai tidak adil. Bahkan, dia meminta menayangkan ulang podcast bersama Keisya agar netizen tak menilai dini.

“Gue sampai bilang upload video full aja deh, supaya orang ngeliat juga gue kayak gimana. Jadi nggak satu pihak doang yang diserang, biar imbang,” ujarnya.

Keisya Levronka Minta Maaf Ke Marlo

Di sisi lain, Marlo mengaku Keisya Levronka sudah meminta maaf kepada dirinya secara pribadi melalui pesan WhatsApp.

“By the way ini sudah clear. Dia sudah minta maaf ke WhatsApp gue pribadi, tapi guenya nggak bales,” kata Marlo.

Marlo belum membalas pesan tersebut, lantaran dirinya belum menemukan kalimat yang tepat ketika emosinya belum stabil.

“Gue belum memiliki kalimat atau perkataan yang bagus untuk meminta maaf dari guenya juga. Jadi kayak nanti deh, gue tunggu ini calm down dulu. Jangan lagi ricuh-ricuhnya, kita malah ngobrol lagi, ntar ada miskom lagi dan entar malah ada sesuatu terjadi yang nggak kita mau,” ujarnya.

Ia meyakini akan ada waktu yang tepat untuk membicarakan persoalan ini dengan Keisya Levronka.

“Jadi kayak ‘udah sabar dulu’ ntar kita bakal ngobrol kok’ gue juga yakin kita bakal ngomong lagi,” ujarnya.

 

(Saepul/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun