Kedubes Inggris Kenalkan Rumah Sakit Virtual SRS di Sulsel

RSR
Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins. (Antara)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA,TM.ID: Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris untuk Indonesia memperkenalkan rumah sakit virtual bernama Rumah Sakit Rakyat (RSR) di Sulawesi Selatan sebagai upaya meningkatkan akses kesehatan kepada masyarakat terutama kaum marjinal.

RSR virtual yang merupakan bagian dari Program Akses Digital (DAP) Pemerintah Inggris itu, adalah layanan telehealth komunitas lokal yang memungkinkan petugas kesehatan masyarakat untuk memantau individu di tujuh lokasi di Sulawesi Selatan.

Penggunaan layanan RSR ini tidak dipungut biaya. Mereka yang diterima di RSR menerima kunjungan virtual oleh para petugas kesehatan yang memungkinkan mereka untuk diperiksa dan kemudian diobservasi secara rutin.

Namun, tim RSR tidak menyediakan peralatan kesehatan untuk melakukan kunjungan virtual tersebut.

BACA JUGA: Ma;ruf Akui Pembakaran Pesawat Susi Air Karena Minim Pengawalan

Sistem RSR hanya memungkinkan dokter dan individu untuk memasukkan data kondisi kesehatan dasar ke dalam sistem data pasien yang aman yang kemudian memberikan skor yang mencerminkan kondisi kesehatan individu.

Pada tingkat promosi-pencegahan, RSR juga menyediakan Pendidikan Kesehatan Masyarakat (CHE) dan Pendidikan Kesehatan Mental Masyarakat (CMHE) secara online dan reguler ke daerah-daerah yang ditargetkan.

Intervensi ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan dan melindungi masyarakat, terutama kelompok marjinal, dari risiko-risiko kesehatan, termasuk Covid-19 dan masalah kesehatan mental.

Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins menyatakan bahwa pandemi COVID-19 telah mendorong percepatan transisi ke solusi digital, termasuk di bidang kesehatan.

“Salah satu contoh transisi ini adalah dalam perawatan kesehatan, dan organisasi layanan kesehatan telah merespons pandemi COVID-19 melalui adopsi cepat terhadap solusi digital dan alat-alat teknologi canggih, termasuk layanan telehealth,” kata Jenkins.

Proyek RSR juga memungkinkan petugas kesehatan untuk memberikan layanan konsultasi kesehatan dan kesehatan mental yang lebih luas kepada masyarakat yang paling terdampak oleh penyakit menular, perubahan iklim, dan bencana alam.

RSR menggunakan sistem telehealth untuk menawarkan berbagai layanan kesehatan masyarakat yang mencakup dua tahap intervensi kesehatan, yakni tahap pencegahan-promosi dan tahap kuratif tingkat dasar.

Konsultasi virtual utama yang ditawarkan RSR mencakup Pendidikan Kesehatan Masyarakat (CHE), Pendidikan Kesehatan Mental Komunitas (CMHE), penunjuk arah untuk dukungan sosial dan hukum lebih lanjut, dan konsultasi kesehatan virtual rutin.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

3

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
IMG-20260725-WA0002
Wildan: Setiap Aspirasi Akan Kami Perjuangkan
IMG-20260725-WA0001
Nuryadi Tegaskan Aspirasi Warga Tak Berhenti di Reses, Siap Dikawal Hingga Masuk RKPD
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial