Kecelakaan di Perlintsaan Kereta KAI Terus Meningkat dalam 5 Tahun, Ini Datanya

data kecelakaan KAI 2025
ilustrasi. (X/treenianipo)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Presiden Prabowo Subianto menyoroti nsiden tragis di Prambanan, Sleman, yang menewaskan tiga orang pada awal November 2025. Peristiwa ini kembali menyingkap masalah klasik yang belum kunjung tuntas soal minimnya pengawasan dan lemahnya sistem keselamatan di jalur pelintasan langsung (JPL) PT Kereta Api Indonesia (KAI) di berbagai daerah Indonesia.

Ia menyatakan, bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama pemerintah, terutama di titik-titik perlintasan yang rawan kecelakaan.

“Pintu pelintasan perlu segera dibangun di titik-titik berisiko. Keselamatan rakyat adalah yang utama. Jangan sampai ada lagi kecelakaan karena kelalaian,” tegas Presiden Prabowo di Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Ribuan Pelintasan kai Masih Tak Terjaga

Data terbaru KAI tahun 2025 yang dikutip dari laman Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) menunjukkan bahwa di seluruh jalur aktif, terdapat 3.896 pelintasan sebidang di Indonesia.

Dari jumlah itu, sebanyak 2.803 merupakan pelintasan resmi dan 1.093 pelintasan liar yang dibuka tanpa izin resmi.

Yang lebih mengkhawatirkan, sekitar 1.879 pelintasan tidak memiliki penjaga, terdiri dari 971 jalur resmi dan 908 jalur liar. Artinya, hampir setengah dari seluruh pelintasan di Indonesia beroperasi tanpa pengawasan yang memadai.

Sementara itu, 2.017 pelintasan lainnya dijaga oleh berbagai pihak, mulai dari PT KAI, dinas perhubungan daerah, hingga relawan swadaya masyarakat.

Situasi ini memperlihatkan besarnya potensi kecelakaan di jalur sebidang, terutama di daerah yang padat kendaraan tetapi belum dilengkapi dengan sistem peringatan otomatis seperti palang pintu elektrik atau alarm peringatan dini.

Baca Juga:

Petugas Berjibaku Padamkan Kebakaran Gudang Gentong Drum di Jalan Soekarno Hatta Bandung

Angin Puting Beliung Hantam Ujungberung, 32 Rumah Warga Rusak

Kecelakaan Terus Meningkat dari Tahun ke Tahun

Catatan KAI memperlihatkan tren peningkatan kecelakaan dalam lima tahun terakhir.

Tahun 2020 tercatat 269 kasus, kemudian meningkat menjadi 277 (2021), 288 (2022), 328 (2023), dan 337 kejadian pada 2024.

Dalam periode itu, 1.226 orang menjadi korban, terdiri atas 450 meninggal dunia, 318 luka berat, dan 458 luka ringan.

Dari data tersebut, 81% kecelakaan terjadi di perlintasan tanpa penjaga, memperkuat fakta bahwa kurangnya pengawasan masih menjadi penyebab utama banyaknya korban di jalur sebidang.

Jenis kendaraan yang paling sering terlibat adalah sepeda motor (55%), disusul mobil pribadi, truk, dan kendaraan besar lainnya (45%).

KAI juga mencatat peningkatan jumlah lokomotif yang tertemper kendaraan, dari 490 unit pada 2020 menjadi 756 unit pada 2024. Tren ini menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan pengguna jalan masih rendah.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

3

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City