PADANG,TEROPONGMEDIA.ID – Kecelakaan lalu lintas beruntun kembali terjadi di jalur rawan Padang Panjang–Bukittinggi, Sumatera Barat. Insiden maut itu berlangsung di depan Pondok Pesantren Nurul Ikhlas, Panyalaian, Kota Padang Panjang, pada Senin pagi (26/1) sekitar pukul 08.30 WIB.
Peristiwa bermula saat sebuah truk kontainer bermuatan pupuk melaju dari arah Bukittinggi menuju Padang Panjang dengan kecepatan tinggi. Truk bernomor polisi BK 9634 XA tersebut diduga mengalami rem blong, sehingga pengemudi kehilangan kendali saat melintas di lokasi kejadian.
Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi menjelaskan, truk lebih dulu menyenggol sebuah mobil box BA 8089 NU. Benturan itu membuat mobil box terguling dan menghantam sepeda motor Honda Supra BA 6368 NB, yang menyebabkan pengendaranya meninggal dunia di tempat.
Tak berhenti di situ, kendaraan yang tak terkendali tersebut kembali menabrak sepeda motor Honda Vario, hingga pengendara motor kedua juga tewas akibat benturan keras.
“Pengendara sepeda motor yang meninggal dunia ada dua orang,” kata Wisnu, dikutip dari CNN Indonesia, Senin (26/1/2026).
Baca Juga:
Sopir Truk Kecelakaan Maut Purworejo Meninggal Setelah Sebelumnya Dirawat
Truk kemudian terus melaju dan menghantam sebuah warung di pinggir jalan yang sedang ditempati warga. Dua orang yang berada di dalam warung menjadi korban dan dinyatakan meninggal dunia.
Setelah menghantam warung, truk akhirnya terbalik di depan rumah warga. Pengemudi truk ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di lokasi kejadian.
“Total korban meninggal dunia ada lima orang, sedangkan empat lainnya mengalami luka-luka dan sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Yarsi serta RSUD Padang Panjang,” ujar Wisnu.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut tengah ditangani Satuan Lalu Lintas Polres Padang Panjang. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan faktor penyebab kecelakaan.
Jalur Padang Panjang–Bukittinggi dikenal sebagai salah satu ruas jalan dengan tingkat kecelakaan tinggi, terutama kecelakaan beruntun yang kerap dipicu kendaraan berat dan kondisi jalan menurun.









