Karena Hal Ini, Marc Klok Semakin Yakin Persib Bandung Bisa Pertahankan Gelar Juara Liga 1

Persib Tetap Boyong Marc Klok ke Markas Borneo FC, Bojan Hodak Beberkan Alasannya
Pemain Persib Bandung, Marc Klok. (Instagram @marcklok)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gelandang Persib Bandung, Marc Klok merasa semakin tertantang dengan banyaknya pemain baru yang direkrut Persib. Menurut Marc Klok, para pemain baru Persib mampu beradaptasi dengan baik dan itu mampu menciptakan persaingan sehat demi mendapatkan tempat di skuat utama Maung Bandung.

Dilihat dari gestur pemain baru di sesi latihan dan turnamen pramusim, Marc Klok menilai adaptasi mereka berjalan sangat lancar. Hal itu juga terlihat dari cara pemain baru dalam mengimbangi dan memahami taktik yang sudah disiapkan jajaran pelatih Persib.

Klok menambahkan, Persib sudah memilih jalan yang tepat dalam merekrut sejumlah pemain berkualitas. Baginya, ini menjadi bukti bahwa Persib tak main-main dalam menatap kompetisi musim depan demi mempertahankan gelar juara yang berhasil diraih pada musim lalu.

“Seperti biasa musim baru ada pemain baru ada pemain yang datang dan pergi. Dari awal harus cari chemistry lagi,” buka Marc kepada awak media.

Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, Persib sudah merekrut 5 pemain baru. Mereka adalah Mateo Kocijan, Gustavo Franca, Adam Alis, Dimas Drajad, dan Mailson Lima. Namun Persib masih berpeluang untuk mendapatkan pemain baru, mengingat Bojan Hodak masih berhasrat untuk mendatangkan pemain anyar.

Kata Klok, perubahan komposisi pemain di setiap musimnya memang kerap dilakukan oleh setiap tim. Hanya saja, setiap tim memiliki persentase berbeda dalam mengubah komposisi tersebut. Terlebih kata Klok, ini merupakan langkah yang diambil Persib demi terus berbenah dan menjadi lebih baik.

Dilihat dari ajang pramusim sebelumnya, proses adaptasi pemain baru memang berjalan tanpa hambatan. Tak bisa dipungkiri, ada peran para pemain lama dalam proses tersebut, sehingga pemain rekrutan baru berhasil menunjukan kemampuannya di ajang Piala Presiden 2024 lalu.

“Kemarin dua kali pra-musim dan setengah musim kita cepat untuk membentuk chemistry bergabung dengan mereka (yang baru), mereka sama kita,” kata pria berdarah Belanda itu.

BACA JUGA: Adam Alis Bicara Soal Tantangan Bersama Persib Bandung, Bukan Hanya Liga!

Pada sisa persiapan selama dua pekan ke depan, ia yakin waktu tersebut bisa dimanfaatkan untuk membangun koneksi setiap pemain agar lebih kokoh. Terlebih, ini merupakan waktu yang tepat bagi semua pemain untuk saling mengenal dan memahami satu sama lain.

“Itu sepak bola dua Minggu ini sangat penting untuk mengambil momen kebersamaan.” tutupnya.

 

(RF/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City