BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pelatih kepala ganda putri PP PBSI, Karel Mainaky, menyatakan kekecewaannya atas hasil kurang memuaskan yang diraih sektor ganda putri Indonesia pada Kejuaraan Dunia 2025 di Paris, Prancis.
Menurutnya, para pemain tidak mampu menjalankan instruksi dengan baik serta gagal mengatasi ketegangan di lapangan.
“Kalau secara persiapan sudah kita lakukan, lalu ternyata hasilnya cuma segitu, bagi saya kecewa,” kata Karel melansir laman PBSI, (8/9/2025)
Ia menambahkan, para pemain terlihat tegang dan bermain di bawah performa terbaik.
Salah satu dampak dari evaluasi tersebut adalah perombakan pasangan ganda putri. Duet Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi yang menempati peringkat 10 besar dunia resmi dipisah setelah tampil di Kejuaraan Dunia.
Baca Juga:
PBSI Degradasi Enam Pemain Pelatnas, Alvi Wijaya Jadi Sorotan!
Ke depan, Febriana akan berpasangan dengan Meilysa Trias Puspitasari, sementara Amalia akan dipasangkan dengan Lanny Tria Mayasari.
Febriana mengaku banyak suka duka bersama Amalia, namun menerima keputusan PBSI sebagai langkah penyegaran.
“Semoga kita bisa sama-sama sukses dengan partner masing-masing. Saya yakin individu Tiwi juga bagus,” ujar atlet PB Djarum itu.
Amalia juga menegaskan perpisahan ini bukan karena konflik, melainkan strategi pembentukan pasangan baru yang lebih kompetitif.
“Sekitar enam tahun kami tidak pernah dipecah. Sekarang waktunya penyegaran. Kami akan sama-sama berjuang untuk prestasi terbaik bagi ganda putri Indonesia,” katanya.
(Budis)











