Kapal Geumseong 135 Tenggelam di Perairan Pulau Jeju, ABK Indonesia Belum Ditemukan

Perahu Kelebihan Muatan Terbalik di Kongo
Ilustrasi-Kapal tenggelam. (iStockphoto)

Bagikan

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kapal penangkap ikan berbendera Korea Geumseong 135 tenggelam di perairan Pulau Jeju, Korea Selatan dan dua ABK Indonesia belum ditemukan. Direktur Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha mengatakan KBRI berkoordinasi dengan Korean Sea and Coast Guard.

“KBRI Soul terus berkoordinasi dengan Korean Sea and Coast Guard (penjaga laut dan pantai) dan upaya operasi pencarian terus dilakukan. Mereka memiliki SOP pencarian 3×24 jam,” katanya, Sabtu (23/11/24) malam.

Tanggal 22 November, kata Judha, Korean Coast Guard kembali mencoba melakukan penurunan deep diver (penyelam) untuk masuk kedalam lambung kapal. “Namun hanya bisa sampai kedalaman 60 meter, sementara kapal tenggelam di kedalaman 90 meter,” ucapnya.

Ditambahkannya, tidak hanya penyelam, Korean Coast Guard juga telah mengerahkan helikopter dan kapal-kapal pencari yang ada di sekitar lokasi kejadian. Perkembangan hari Sabtu (23/11/24) malam, dari total 27 awak kapal, empat (WN Korea) ditemukan meninggal, 13 selamat termasuk diantaranya ada 9 ABK WNI, lalu 10 masih dinyatakan hilang, termasuk dua ABK WNI.

Menurutnya, Pemerintah RI terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Korea Selatan agar proses pencarian terus dilakukan hingga dua ABK WNI dapat ditemukan. Namun, katanya, Pemerintah Korea Selatan memiliki SOP tersendiri dalam melakukan operasi pencarian orang hilang.

Pihak perusahaan kapal pun bertanggung jawab, untuk 9 ABK WNI yang selamat diterbangkan di Busan. KBRI Seoul juga membantu pembuatan paspor baru dan pemeriksaan kesehatan mereka.

“Berdasarkan pernyataan ABK WNI yang selamat, mereka memilih tetap bekerja di perusahaan tersebut dan tentu kita menghargai keputusan itu. Kita terus memonitor terkait pemenuhan hak-hak mereka,” kata Judha Nugraha lagi.​

Dikabarkan sebelumnya, Kapal penangkap ikan berbendera Korea ‘Geumseong 135’ tenggelam di perairan Pulau Jeju, Korea Selatan, pada 8 November 2024 pukul 04.33 waktu setempat. Kapal tersebut diawaki 27 orang ABK yang terdiri dari 16 WN Korea dan 11 WN Indonesia.

BACA JUGA:Kronologi Bakamla Usir Kapal Tiongkok dari Laut Natuna

KBRI Seoul terus berkoordinasi dan berkomunikasi intensif dengan berbagai pihak terkait di Korea Selatan. Yakni Kementerian Luar Negeri, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Badan Penjaga Pantai Korsel, serta para agen dan pemilik kapal.

Kejadian tersebut menjadi pemberitaan utama di Korea Selatan. Presiden Yoon Suk-yeol telah memerintahkan jajarannya untuk memobilisasi seluruh sumber daya dan personel dalam melakukan pencarian dan penyelamatan para ABK.

 

(Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
emenperin Sebut Aturan Insentif Motor Listrik Sudah Tahap Finalisasi
Kemenperin Sebut Aturan Insentif Motor Listrik Sudah Tahap Finalisasi
Amanda Manopo
Amanda Manopo Ajak Fans Ikuti Perawatan Kecantikan Ekslisif
Sekda Herman Suryatman Ajak DWP Jabar Lakukan Transformasi dari Keluarga
Sekda Herman Suryatman Ajak DWP Jabar Lakukan Transformasi dari Keluarga
Desa Ruwahan
Bersih Desa Ruwahan di Beji: Tradisi Syukur dan Kebersamaan yang Terus Dilestarikan
Japto jalani pemeriksaan tujuh jam
Usai 7 Jam Diperiksa KPK, Japto Tak Banyak Bicara
Berita Lainnya

1

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

2

Daftar Pajak Kijang Diesel, Semua Tipe Lengkap!

3

Tanggul Jebol, Ribuan Makam di TPU Bojongsoang Kabupaten Bandung Terendam Banjir

4

Inflasi Kota Bandung Hingga 10 Persen Akibat Lonjakan Harga Jelang Ramadan

5

Mforce Luncurkan Wmoto Swiftbee, Skutic Bergaya Retro Lebih Murah dari Scoopy!
Headline
Peluncuran Bank Emas Prabowo
Peluncuran Bank Emas, Prabowo: Pertama dalam Sejarah Bangsa Indonesia
Anto Boyratan
Ukir Sejarah! Anto Boyratan Jadi Atlet Indonesia Pertama di Liga Basket Australia
BPBD Kabupaten Bandung, banjir
BPBD Kabupaten Bandung: Tanggul Jebol Sungai Cikapundung Kolot Genangi Ribuan Rumah Warga
Sampah Penuhi Sungai Citarum Kiriman dari Kota dan Kabupaten Bandung
BBWS Sebut Sampah Penuhi Citarum Kiriman Kota dan Kabupaten Bandung

Dapatkan fitur lebih lengkap di aplikasi Teropong Media.