Kang DS Berangkatkan 14 Bus Mudik Gratis, Angkut 700 Pemudik ke Jawa Tengah

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung melaksanakan program mudik gratis, yang diberangkatkan langsung oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna di Dome Bale Rame Soreang, Selasa (17/3/2026).

Program Mudik Gratis ini mengangkut sebanyak 700 pemudik warga Kabupaten Bandung menggunakan 14 unit bus, dengan tujuan utama wilayah Jawa Tengah seperti Solo dan Yogyakarta.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, program Mudik Gratis ini secara resmi saya luncurkan,” ujar Dadang Supriatna sambil mengibarkan bendera tanda dilepasnya 14 bus pemudik.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu menjelaskan, program mudik gratis ini memiliki beberapa tujuan strategis. Pertama, untuk memudahkan warga Kabupaten Bandung asal Jawa Tengah yang memiliki keterbatasan ekonomi agar dapat pulang kampung ke tempat asalnya secara gratis.

Kedua, sebagai upaya untuk mengurangi kepadatan dan kemacetan lalu lintas pada jalur mudik dengan menggelar perjalanan secara massal. Ketiga, juga untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Saya mengucapkan selamat berlebaran di kampung halaman kepada para pemudik. Semoga selamat sampai tujuan dan berkumpul bersama keluarga di kampung halaman,” tambah Bupati Bandung.

Baca Juga:

3.000 Warga Ikut Mudik Gratis Pemprov Jabar 2026, Wagub Erwan: Utamakan Keselamatan Penumpang

SK Mendikdasmen Terbit, Kang DS: Honor Guru P3K PW Segera Cair dari Dana BOSP

Bupati yang akrab disapa Kang DS itu menyebut program mudik gratis ini rutin dilakukan setiap tahun dan setiap tahunnya jumlah kuota terus mengalami peningkatan.

Sebagai contoh, pada lebaran tahun ini, Pemkab Bandung awalnya menyediakan 600 kuota, yang ternyata terpenuhi hanya dalam waktu 24 jam. Hal ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi terhadap program tersebut.

“Awalnya kita menyediakan 600 kuota. Namun karena antusiasme masyarakat begitu luar biasa, alhamdulillah ada tambahan 100 kuota dari bank bjb,” jelas Kang DS.

Bupati secara khusus menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak BJB dan beberapa perusahaan lainnya di Kabupaten Bandung yang telah berkontribusi dalam menambah kesempatan bagi warga untuk mudik pulang kampung.

Kemudian, melihat antusiasme masyarakat yang luat biasa, Kang DS menyatakan tahun depan, Pemkab Bandung berencana menambah kuota pemudik hingga 1.000 orang.

“Insya Allah tahun depan bisa sampai 1.000 orang. Rute tujuannya pun insya Allah ditambah ke Jawa Timur karena banyak permintaan ke Jawa Timur,” ungkapnya.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City