Kalah Atas PSS Sleman, Bojan Hodak Tetap Apresiasi Perjuangan Skuat Persib Bandung

Edo Febriansah dan Marc Klok Absen, Bojan Hodak Tak Khawatir
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak (Dok. PSS Sleman)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak tetap memberi apresiasi atas kerja keras yang ditunjukan anak asuhnya di laga kontra PSS Sleman pada Selasa, 30 April 2024 di Stadion Manahan, Solo. Ia mengungkapkan kekalahan ini akan dijadikan pelajaran berharga bagi Persib jelang menatap babak championship series.

Di sepanjang pertandingan, ia melihat timnya memang harus mendapat tekanan hebat karena PSS Sleman bermain sangat agresif ketika menyerang. Persib terpaksa bermain lebih bertahan karena PSS Sleman juga mampu menguasai sektor tengah untuk dijadikan tumpuan ketika menyerang.

Ia pun mewajari sikap timnya yang cenderung bermain lebih bertahan karena perbedaan komposisi pemain. Namun sikap tersebut harus dijadikan pelajaran, karena Persib seharusnya bisa membalas serangan PSS Sleman dengan kreatifitas yang dimiliki para penggawanya.

BACA JUGA:Kim Kurniawan Tegaskan PSS Sleman Bidik Poin Sempurna di Laga Krusial Kontra Persib Bandung

“Kami hari ini bermain dengan menurunkan pemain yang kurang menit tampil di beberapa laga terakhir. Itu karena ada beberapa pemain yang cedera, ada beberapa pemain juga kelelahan,” terang Bojan kepada awak media selepas pertandingan.

Secara permainan, Bojan pun menambahkan Persib tetap berprogres saat mengambil opsi rotasi pemain. Ia merasa permainan Persib tetap pada karakternya, meski harus menurunkan para pemain muda dan pemain dengan minim menit bermain.

Pria asal Kroasia itu mengungkapkan, perubahan komposisi pemain Persib di laga ini memang perlu dilakukan. Sebab, skuat Persib Bandung tengah diterpa masalah penurunan level kebugaran dan ia terpaksa melakukan rotasi pemain di hampir semua sektor.

“Pemain muda mendapatkan kesempatan dan ini bukan pertandingan yang buruk, ini berjalan seimbang. Tetapi di akhir ada satu kesalahan yang tidak seharusnya terjadi,” kata pelatih berusia 52 itu.

Lebih lanjut, pelajaran yang harus dipetik timnya ialah ketika harus menjaga konsentrasi di pengujung pertandingan. Pasalnya, Persib bisa saja terhindar dari kekalahan, apabila pemainnya mampu menjaga fokus secara baikm

Ia berharap, kecerobohan timnya bisa dijadikan pelajaran berharga untuk menatap babak championship series. Bojan mengingatkan agar para pemainnya bisa lebih telaten dalam mengambil keputusan, terutama saat melakukan pelanggaran di situasi sempit.

“Artinya ini tidak bagus dan ini membuat kami akhirnya kalah setelah beberapa laga tidak kalah. Ini harus menjadi pelajaran untuk pemain ke depannya dan diharapkan semua pemain bisa kembali bugar untuk menghadapi Bali.” tutupnya.

 

(RF/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City