Kalah 4 kali Beruntun, CEO Persebaya Murka!

CEO Persebaya
Barito Putera mengalahkan Persebaya 3-0 dalam laga pekan ke-20 Liga 1 2024/2025. (Instagram Persebaya)
-

Tidak ada video disisipkan.

SURABAYA, TEROPONGMEDIA.ID — CEO Persebaya Surabaya, Azrul Ananda tak lagi mampu menutup kemarahannya usai tim Bajul Ijo mengalami kekalahan untuk yang keempat kali secara beruntun.

Posisi Persebaya di klasemen Liga 1 2024/2025 terancam disalip oleh Persija Jakarta, setelah tim asuhan Paul Munster ini kembali menelan kekalahan yang keempat kali secara beruntun.

Persebaya kalah 0-3 dari Barito Putera dalam laga pekan ke-20 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu, 25 Januari 2025.

Atas kekalahan itu, Persija yang bernasib sebaliknya dari Persebaya, mampu menyamakan perolehan nilai di klasemen sementara menjadi 37 poin.

Tim Macan Kemayoran benar-benar menjadi ancaman bagi Persebaya, yang saat ini berada di posisi ketiga klasemen.

Adapun, di laga pekan ke-20 ini Persija akan dijamu Persis Solo pada Minggu, 26 Januari 2025.

BACA JUGA: Persija Jadi Ancaman Nyata Buat Persebaya dan Persib!

Sekiranya Persija menang atau paling tidak imbang atas Persis Solo, maka Persebaya harus rela digeser posisinya ke peringkat 3.

CEO Persebaya, Azrul Ananda tak mampu lagi membendung kemarahannya. Ia murka yang terbaca dari ungkapan langsung di media sosial resmi Persebaya.

“Kami sudah tidak lagi kecewa. Kami sudah pada level menahan kemarahan. Beberapa pemain yang seharusnya menjadi leader di tim ini performanya sangat mengecewakan. Malah seolah menjadi beban. Mereka terlalu terlena. Tim ini seperti kehilangan soul-nya,” demikian ungkapan kekecewaan Azrul, dikutip dari Instagram @officialpersebaya, Minggu (26/1/2025).

Namun Azrul tak menyebut siapa pemain yang dimaksud dalam pernyataannya tersebut.

Sementara itu Pelatih Persebaya Paul Munster mengatakan kekecewaan terbesarnya adalah ketidakmampuan pemannya mencetak gol ke gawang Barito Putera.

Sebab mencetak akan mempengaruhi terhadap peningkatan rasa percaya diri pemain. “Secara keseluruhan sangat mengecewakan,” ujar Munster usai pertandingan.

Munster menambahkan kesalahan beberapa pemainnya juga menjadi faktor kekalahan Persebaya.
Sehingga Barito Putera dengan nyaman mencetak gol. Sementara di sisi Persebaya kesulitan membongkar pertahanan Barito Putera.

“Jadi banyak pemain tidak tampil maksimal malam ini, mengecewakan,” katanya.

 

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Euro 2024
Prediksi Skor Belgia vs Tunisia, Setan Merah Incar Modal Positif Jelang Piala Dunia
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
Wujudkan Semangat Connecting Happiness, JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2026
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

4

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

5

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara