Kakang Rudianto Akui Emosinya Sempat Terpancing Usai Pemain Persib Diintimidasi

Kakang Rudianto Persib
Pemain Persib, Kakang Rudianto kebali latihan bersama timnya usai didera sakit cacar. (RF / TM))
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Bek Persib Bandung, Kakang Rudianto terlihat tampil lebih emosional saat diturunkan di laga kontra Arema FC pada lanjutan pekan ke-3 Liga 1 2024/2025. Sikapnya dinilai lebih agresif dibanding pemain lainnya, padahal secara usia, Kakang Rudianto tergolong sangat muda.

Kelugasan Kakang Rudianto memang tak perlu diragukan lagi, baik saat menjaga sektor pertahanan maupun menjaga rekan setimnya saat diintimidasi lawan. Situasi yang paling mencolok ialah ketika Kakang harus menghadapi dua pemain asing Arema FC, yaitu Dalberto dan Wiliam Marcilio.

Di waktu tersebut, Kakang dengan gagah berani menghampiri Wiliam Marcilio yang mulai mengintimidasi rekan setimya. Setelah Wiliam mundur, Dalberto datang menghampiri Kakang. Namun dengan tubuh tegaknya, Kakang langsung menghadapi Dalberto.

Kakang mengungkapkan itu merupakan situasi yang wajar terjadi saat tampil di pertandingan sarat gengsi. Meski sedikit terpancing emosi, namun pada dasarnya bek yang juga Polisi berpangkat Bripda itu hanya ingin melindungi timnya dari tekanan para pemain Arema FC.

“Kalo itu ketidaksengajaan saya dan saya juga kepancing emosi,” terang Kakang saat ditemui awak media.

Ia pun menjelaskan sikap tersebut murni hanya ingin melindungi rekan setimnya dari tekanan pemain lawan. Tidak ada maksud sedikitpun untuk menciptakan kegaduhan di laga tersebut. Ia berharap ini bisa menjadi pelajaran berharga agar lebih bijak dalam menyikapi suatu kejadian, sekaligus mengontrol emosinya.

“Selanjutnya saya mungkin bisa mengontrol lagi emosi saya menjadi pribadi yang lebih baik disepakbola.” tambah Kakang.

Lebih lanjut lagi, Kakang merasa Persib sebenarnya bisa meraih kemenangan di laga tersebut karena mampu mendominasi permainan. Namun atas hasil imbang ini Persib juga harus melakukan evaluasi, terutama dalam mengantisipasi bola set piece.

BACA JUGA: Tyronne del Pino Kaget Proses Adaptasinya Bersama Persib Berjalan Singkat

Kata Kakang, kekurangan Persib mulai teridentifikasi lawan dengan menciptkan peluang melalui skema bola tendangan bebas. Bahkan di laga kontra Dewa United sebelumnya, gawang Persib juga kebobolan dua kali lewat bola tendangan bebas. Kakang menilai ini perlu menjadi perhatian agar tidak terulang di laga selanjutnya.

“Kita bermain cukup bagus dan mungkin ada satu kelemahan dan kita akan perbaiki di set piece. Karena kemarin gol nya dari set piece, semoga kita bisa evaluasi di latihan untuk nanti menghadapi PSM Makassar,” tutup Kakang.

 

(RF/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

4

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City