Joko Anwar Garap Film Ghost in The Cell, Horor Tapi Ngakak

Ghost in The Cell
(instagram @jokoanwar)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Penulis sekaligus sutradara Joko Anwar kembali menyentuh genre komedi seperti debutnya, Janji Joni (2005). Kali ini, Joko datang dengan film berjudul Ghost in The Cell (Hantu di Penjara).

Film ini mengisahkan dua geng yang saling bermusuhan lalu bertikai di dalam penjara Jakarta yang padat.

Seolah konflik mereka belum cukup, satu per satu narapidana mulai tewas. Bukan karena dibunuh oleh musuh, melainkan oleh sesosok hantu ganas. Mau tak mau, kedua geng harus bekerja sama jika ingin tetap hidup.

“Komedi adalah cinta pertama saya. Saya masih menggilai horor. Jadi ini saatnya menggabungkan keduanya dalam satu film,” kata penulis dan sutradara Ghost in The Cell (Hantu di Penjara) Joko Anwar saat konferensi pers di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (25/7/2025).

“Film ini adalah pencapaian terbaik Come and See Pictures sejauh ini. Komedi dan horor, dua-duanya adalah genre yang perlu craftmanship dan timing yang presisi. Menggabungkan keduanya adalah challenge terbesar kami dan para kru dan pemain berhasil mencapainya,” tambah produser Tia Hasibuan.

Film ini dibintangi oleh Abimana Aryasatya, Bront Palarae, Danang Suryonegoro, Endy Arfian, Lukman Sardi, Mike Lucock, Yoga Pratama, Morgan Oey, Aming, Kiki Narendra, Rio Dewanto, Tora Sudiro, Almanzo Konoralma, Haydar Salishz, Arswendy Bening Swara, Dewa Dayana, Faiz Vishal, sineamtografer Jaisal Tanjung, sutradara Malaysia Ho Yuhang dan pemeran hasil pencarian casting di media sosial, Magistus Miftah.

Baca Juga:

Sinopsis Film Pengepungan di Bukit Duri, Terbaru dari Joko Anwar

Joko Anwar’s Nightmares And Daydreams Bakal Tayang di 190 Negara!

Bagi Lukman Sardi, Aming Sugandhi, dan Tora Sudiro ini adalah reuni film komedi Quickie Express yang tayang tahun 2007 silam dan skenarionya ditulis oleh Joko Anwar.

Selain itu film ini juga menyatukan tiga pemeran Pengepungan di Bukit Duri, Morgan Oey, Endy Arfian, Dewa Dayana. Film ini juga menandai kerja sama Joko Anwar dan Bront Palarae di luar Pengabdi Setan.

Jaisal Tanjung, yang biasanya berada di belakang layar sebagai kolaborator terpercaya Joko Anwar untuk mengarahkan tata gambar, kini ikut bermain film.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

2

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City