Jepang Puncaki Klasemen Medali Olimpiade Paris 2024

Medali Olimpiade Paris 2024
(Foto: Oukle).
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Jepang tampil dominan dengan memimpin klasemen Olimpiade Paris 2024 perolehan medali sementara. Hingga Rabu (31/7/2024) pagi WIB, Jepang berhasil mengumpulkan 7 emas, 2 perak, dan 4 perunggu.

China berada di posisi kedua dengan raihan 6 emas, 6 perak, dan 2 perunggu. Pencapaian ini sebagian besar didorong oleh keberhasilan mereka di cabang tenis meja dan menembak.

Posisi mereka sangat kuat dan berpotensi menggeser Jepang dari puncak klasemen.

Sementara itu, Amerika Serikat, meski memiliki total medali terbanyak, belum mampu masuk ke lima besar. Dengan perolehan 4 emas, 11 perak, dan 11 perunggu, mereka berada di peringkat keenam.

Prancis dan Korea Selatan masing-masing menempati peringkat keempat dan kelima dengan 5 emas. Prancis memiliki keunggulan di jumlah perak dan perunggu dengan 9 perak dan 4 perunggu, sementara Korea Selatan mengumpulkan 3 perak dan 3 perunggu.

Di posisi ketujuh, Britania Raya mengoleksi 4 emas, 5 perak, dan 3 perunggu. Italia dan Kanada mengikuti di posisi kedelapan dan kesembilan, dengan Italia mengumpulkan 3 emas, 4 perak, dan 4 perunggu, serta Kanada dengan 2 emas, 2 perak, dan 2 perunggu. Hong Kong menutup posisi sepuluh besar dengan 2 emas dan 1 perunggu.

Di sisi lain, kontingen Indonesia masih berjuang untuk meraih medali pertamanya di Olimpiade kali ini.

Harapan besar tertuju pada cabang bulutangkis dan panahan, di mana Diananda Choirunisa telah mencapai babak 16 besar.

Selain itu, cabang angkat besi dan panjat tebing juga menjadi harapan bagi Indonesia untuk meraih medali.

BACA JUGA: Persaingan Klasemen Medali Olimpiade Paris 2024 Makin Ketat, China Tergusur dari Puncak

Klasemen Medali Olimpiade 2024:

  1. Jepang (7 emas, 2 perak, 4 perunggu)
  2. China (6 emas, 6 perak, 2 perunggu)
  3. Australia (6 emas, 4 perak, 1 perunggu)
  4. Prancis (5 emas, 9 perak, 4 perunggu)
  5. Korea Selatan (5 emas, 3 perak, 3 perunggu)
  6. Amerika Serikat (4 emas, 11 perak, 11 perunggu)
  7. Britania Raya (4 emas, 5 perak, 3 perunggu)
  8. Italia (3 emas, 4 perak, 4 perunggu)
  9. Kanada (2 emas, 2 perak, 2 perunggu)
  10. Hong Kong (2 emas, 0 perak, 1 perunggu)

 

Dengan persaingan yang semakin ketat, setiap negara berupaya keras untuk menambah koleksi medali mereka.

Indonesia masih memiliki peluang besar untuk meraih medali dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

 

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun