BANDUNG.TM.ID: Epipogium Aphyllum di kenal sebagai Eurasian Ghost Orchid. Tumbuhan ini tumbuh di permukaan tanah dan tidak terlihat oleh manusia. Sedangkan saat berbunga, tumbuhan ini muncul dan dijuluki sebagai anggrek hantu.
Ternyata selain jenis anggrek ini banyak sekali angrek yang misterius. Lalu, apa saja jenis anggrek ini? Berikut penjelasannya dalam artikel ini!
1. Didymoplexis stella-silvae

Anggrek hantu yang pertama adalah Didymoplexis stella-silvae. Tahun 2021 sejumlah imuwan menemukan spesies baru yang terletak di hutan Madagaskar. Tumbuhan ini bersimbiosis dengan jamur untuk menahan hidup. Tumbuhan satu ini hidup dalam kegelapan dan bentuk bunganya menyerupai bintang. Satu hak yang unik dari tumbuhan ini seperti bunga ini hanya mekar selama satu hari. Tujuannya untuk menarik perhatian pollinator seperti semut.
2. Gastrodia Bambu

Anggrek hantu berikutnya adalah Gastrodia Bambu. Merupakan tumbuhan endemik yang berasal dari Yogyakarta dan Jawa Barat. Tumbuhan ini pertama kali ditemukan di Vietnam. Spesies ini tidak memiliki kemampuan fotosintesis dan bisa bertahan hidup melalui hubungan yang saling menguntungkan dengan jamur mikoriza.
Bunga jenis ini bentuknya seperti lonceng dengan warna cokelat gelap. Bibir bunganya berbentuk mata tombak dan berwarna jingga. Masa berbunganya adalah 2 sampai 4 minggu dalam setahun dan dalam 1 periode mampu menghasilkan 8 kuntum bunga. Mekarnya bunga ini akan tiba-tiba.
3. Taeniophyllum Apiculatum

Tumbuhan anggrek hantu jenis ini banyak di temukan di Taman Wisata Alam Sorong tahun 2018. Merupakan anggrek asli yang berasal dari Papua. Penemuan tumbuhan pertamanya setelah 86 tahun dan hanya di temukan satu buah saja.
Cara hidupnya yaitu epifit hutan hujan tropis Papua. Masa berbunganya sangat lama. Ukuran bunganya sangat kecil, tapi dalam satu periode bisa menghasilkan bunga yang banyak.
4. Taeniophyllum Obtusum

Anggrek jenis ini bisa kamu temukan di wilayah Sumatera. Tumbuhan ini sulit di temukan jika tidak berbunga. Ukurannya sangat mini dan tidak memiliki daun. Spesies ini bisa mempertahankan hidupnya dengan proses fotosintesis dengan akarnya.
Ciri-ciri bunganya kuning di bagian kelopaknya. Bibir bunganya berawarna putih dan kepala sarinya berwarna ungu.
5.Taeniophyllum Conoceras

Papua Barat mencatat sejarah baru dengan adanya penemuan spesies ini di Taman Wisata Alam Sorong tahun 2018. Ditemukan 105 tahun kemudian tahun 1913 kembali di temukan namun jumlahnya hanya satu. Hidupnya anggrek satu menumpang di tumbuhan lain. Masa berbunganya juga sangat pendek yaitu satu hari.
BACA JUGA: Menilik Jenis Bunga Anggrek Termahal
(Kaje)