BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara Super League 2025/2026 semakin memanas. Menjelang laga krusial pekan ke-29, Manajer PERSIB, Umuh Muchtar, memberikan instruksi khusus kepada skuad Pangeran Biru. Persib Bandung dijadwalkan akan menjamu Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat (24/4/2026).
Dalam sesi motivasi bersama tim, pria yang akrab disapa Pak Haji Umuh ini menegaskan bahwa mentalitas juara adalah harga mati. Ia meminta seluruh pemain di bawah asuhan Bojan Hodak untuk tetap fokus dan tidak memandang sebelah mata kekuatan Singo Edan, meskipun lawan saat ini masih tertahan di papan tengah klasemen.
Misi Sapu Bersih 6 Laga Sisa
Umuh Muchtar menekankan bahwa jalan menuju tangga juara kini sudah di depan mata. Namun, ia mengingatkan bahwa kesalahan sekecil apa pun bisa berakibat fatal bagi posisi Persib di puncak klasemen.
“Enam laga lagi, tidak ada kata kalah. Menang, menang, dan menang. Intinya itu dan tim harus tetap semangat,” tegas Umuh dengan penuh optimisme, dikutip dari halaman resmi Persib.
Menurutnya, menjaga konsentrasi sepanjang 90 menit adalah kunci utama. Apalagi, Persib saat ini masih dibayangi ketat oleh dua rival beratnya, Borneo FC dan Persija Jakarta, yang siap menyalip jika Maung Bandung terpeleset.
Umuh juga meminta Marc Klok dan kawan-kawan segera move on dari hasil imbang yang mengecewakan saat melawan Dewa United awal pekan lalu. “Pemain semua kecewa, para pemain sangat sakit. Tapi saya sudah menyampaikan, masih ada waktu dan kesempatan di sisa pertandingan ini,” tambahnya.
Larangan Suporter Tamu: Tegakkan Regulasi Pasal 5
Selain kesiapan teknis, manajemen PERSIB juga memberikan perhatian serius pada aspek penyelenggaraan pertandingan. Merujuk pada Pasal 5 ayat 7 Regulasi Kompetisi Super League 2025/26, Persib kembali menegaskan aturan larangan kehadiran suporter tamu (Aremania) di Stadion GBLA.
Head of Communications PERSIB, Adhi Pratama, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari masa transisi transformasi sepak bola nasional.
“Kami mengimbau rekan-rekan Aremania untuk tidak datang ke Stadion GBLA. Berdasarkan regulasi musim ini, kehadiran suporter tamu masih dilarang. Kami berharap semua pihak menghormati aturan ini karena klub akan bertanggung jawab penuh jika terjadi pelanggaran,” kata Adhi.
Pengamanan Ketat di GBLA
Guna mengantisipasi adanya penyusup atau suporter tamu yang nekat datang, Panitia Pelaksana (Panpel) Persib telah diperintahkan untuk memperketat prosedur penyaringan di area stadion. Langkah ini sesuai dengan Pasal 5 ayat 8 regulasi kompetisi serta Regulasi Keselamatan dan Keamanan PSSI 2021.
Adhi menambahkan bahwa manajemen berkomitmen penuh menjaga kondusivitas pertandingan demi kelancaran liga. “Panpel akan menjalankan screening ketat. Ini murni implementasi keputusan federasi agar transformasi sepak bola kita berjalan sesuai jalur,” imbuhnya.
Duel Klasik Penuh Gengsi
Laga Persib vs Arema FC selalu menyajikan drama dan intensitas tinggi di lapangan hijau. Meskipun Arema FC tidak sedang berada di papan atas, sejarah pertemuan kedua tim selalu melahirkan duel sengit yang menguras emosi.
Bagi Persib, kemenangan dalam laga ini bukan sekadar tiga poin, melainkan pernyataan tegas bahwa mereka adalah kandidat terkuat juara Super League musim ini. Dukungan penuh dari Bobotoh di GBLA diharapkan menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk tampil maksimal tanpa mengabaikan aspek sportivitas dan aturan yang berlaku.











