Jelang Laga Jerman vs Spanyol Euro 2024, Ilkay Gundogan Ungkap Rahasia Penalti

Jerman vs Spanyol Euro 2024 adu penalti
(Foto: Blaugran)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Gelandang Jerman, Ilkay Gundogan, mengatakan, persiapan mental dan latihan intensif menjadi faktor krusial dalam pengambilan penalti, jelang pertandingan perempat final Euro 2024 melawan Spanyol pada Jumat (5/7/2024).

Dalam turnamen yang menampilkan tim-tim favorit, seperti Jerman dan Spanyol, kemungkinan pertarungan berakhir dengan adu penalti selalu ada. Kedua tim telah menunjukkan performa terbaik mereka sejauh ini, membuat laga ini semakin menarik untuk disaksikan.

Gundogan, yang kini berusia 33 tahun, mengungkapkan bahwa tekanan saat mengambil penalti dalam pertandingan tidak bisa direplikasi dalam latihan. Namun, kesiapan mental tetap penting.

“Bagi saya, kata kuncinya adalah rutinitas. Saat Anda melangkah untuk mengambil penalti, tekanan dalam pertandingan berbeda dengan saat latihan dan tentu saja sangat sulit untuk mengulanginya. Saya tidak yakin Anda dapat mengulanginya saat latihan,” ujar Ilkay Gundogan dalam konferensi pers, dikutip Jumat.

“Anda dapat melatih rutinitas Anda. Anda dapat melatih cara Anda menghadapi penalti. Napas Anda, cara Anda menenangkan diri… Hal terpenting adalah menenangkan diri, cara menurunkan detak jantung Anda. Cobalah untuk tetap tenang dan nikmati momen saat mengambil penalti. Itu adalah hal yang paling sulit karena, kalau tidak, siapa pun akan mencetak gol penalti.”

BACA JUGA: Hadapi Spanyol di Perempat Final Euro 2024 Jerman Dihantui Rekor Buruk

Sebagai salah satu pemain Jerman paling berpengalaman, gelandang Barcelona tersebut telah mengambil hampir 20 penalti dalam karier suksesnya di klub-klub seperti Borussia Dortmund dan Manchester City. Namun, ia menekankan pentingnya memuji siapa pun yang berani maju untuk mengambil tendangan penalti.

“Bahkan pengambil terbaik di dunia pun gagal. Saya langsung teringat pada seseorang seperti Harry Kane yang punya penyelesaian akhir yang luar biasa, tapi saya juga ingat dia gagal mengeksekusi penalti dalam beberapa pertandingan. Saya juga gagal mengeksekusi banyak penalti dalam karier saya sejauh ini. Pada akhirnya, Anda hanya berusaha sebaik mungkin. Terkadang Anda mendapatkan hasil dan Anda dapat melakukannya dengan cara yang lebih baik, terkadang tidak,” ungkapnya.

Pertandingan Jerman melawan Spanyol di perempat final Euro 2024 ini tidak hanya akan menjadi ujian taktik dan keterampilan, tetapi juga ujian mental bagi para pemain.

Gundogan dan rekan-rekannya harus siap menghadapi tekanan tinggi dan memastikan mereka mampu mengendalikan emosi mereka dalam momen-momen krusial seperti adu penalti.

 

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City