Jadwal Libur Sekolah Akhir Tahun 2025, Cek Tanggal Masuk Semester Genap 2026

Libur Sekolah Akhir Tahun
Ilustrasi (antara)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Libur sekolah akhir tahun selalu menjadi momen yang paling dinanti oleh siswa dan keluarga. Selain bertepatan dengan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), libur semester ganjil juga menjadi waktu ideal untuk beristirahat setelah menjalani UAS sekaligus mempersiapkan diri menghadapi semester genap Tahun Ajaran (TA) 2025/2026.

Tak heran jika pertanyaan seputar berapa lama anak sekolah libur akhir tahun dan kapan kembali masuk sekolah menjadi salah satu informasi yang paling banyak dicari.

Berapa Lama Libur Sekolah Akhir Tahun 2025?

Secara umum, siswa akan menjalani Ujian Akhir Semester (UAS) pada Desember 2025. Setelah itu, sekolah akan membagikan rapor dan Laporan Hasil Belajar (LHB), sebelum akhirnya memasuki masa libur semester ganjil.

Durasi libur sekolah tidak sepenuhnya seragam di seluruh Indonesia. Hal ini karena kalender pendidikan disusun oleh masing-masing daerah dan satuan pendidikan, menyesuaikan jumlah hari efektif belajar dan kebijakan lokal.

Meski begitu, rata-rata libur semester ganjil berlangsung sekitar dua hingga tiga minggu, mencakup perayaan Natal dan Tahun Baru.

Baca Juga:

Siap-siap Liburan, Ini Jadwal Pesan Tiket KAI Libur Nataru 2026

Jadwal Libur Semester Ganjil TA 2025/2026 di Sejumlah Daerah

Berikut gambaran jadwal libur sekolah akhir tahun di beberapa provinsi:

  • DKI Jakarta: 22 Desember 2025 – 4 Januari 2026
  • Banten: 20 Desember 2025 – 4 Januari 2026
  • Jawa Barat: 25 Desember 2025 – 11 Januari 2026
  • DI Yogyakarta: 22 Desember 2025 – 1 Januari 2026
  • Jawa Tengah: 22 Desember 2025 – 4 Januari 2026
  • Jawa Timur: 22 Desember 2025 – 4 Januari 2026

Dengan jadwal tersebut, siswa memiliki waktu cukup panjang untuk berlibur, pulang kampung, atau sekadar menikmati waktu bersama keluarga di rumah.

Kapan Anak Sekolah Masuk Kembali?

Sama seperti awal libur, jadwal masuk sekolah semester genap juga mengikuti kalender pendidikan masing-masing daerah. Untuk sebagian besar wilayah, semester genap TA 2025/2026 akan dimulai pada awal Januari 2026.

Sebagai contoh:

  • DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Timur dijadwalkan mulai masuk sekolah kembali pada 5 Januari 2026.

Namun demikian, orang tua dan siswa tetap disarankan untuk mengecek pengumuman resmi sekolah atau dinas pendidikan setempat, karena penyesuaian jadwal masih dimungkinkan sesuai kebijakan daerah.

Dengan mengetahui jadwal libur dan masuk sekolah sejak dini, keluarga bisa merencanakan kegiatan akhir tahun dengan lebih matang tanpa khawatir mengganggu kesiapan anak menghadapi semester baru.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

2

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City