Inovasi HeartGO, ECG Ringan dan Akurat Pemeriksaan Jantung Karya Mahasiswa ITB

heartGO
(dok. ITB)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali menorehkan prestasi melalui inovasi di bidang teknologi kesehatan.

Dalam ajang STEI Electrical Engineering Days (EE Days) 2025, tim mahasiswa menghadirkan heartGO, alat pemantau jantung portabel yang ringan, praktis, dan dapat digunakan tanpa koneksi internet.

Inovasi ini digagas oleh tiga mahasiswa Teknik Elektro, yakni Alika Cynthia Clarissa (2021), Azka Dhika Rahadian (2021), dan Mohamad Iqbal (2019).

Mereka merancang heartGO sebagai solusi atas keterbatasan akses layanan kesehatan jantung, khususnya pemeriksaan elektrokardiogram (ECG), yang selama ini hanya tersedia di fasilitas kesehatan tingkat lanjut.

Desain Ergonomis dan Privasi Terjaga

Berbeda dari alat ECG konvensional maupun perangkat portabel lainnya, heartGO memiliki keunggulan dari segi desain dan kenyamanan penggunaan. Pengguna cukup menempelkan elektroda pada jari kanan, jari kiri, dan pergelangan kaki kiri, tanpa perlu membuka pakaian. Pendekatan ini menjaga privasi dan memungkinkan penggunaan di berbagai tempat, termasuk ruang publik.

Dengan bobot kurang dari 200 gram, heartGO sangat portabel dan bahkan muat disimpan dalam saku. Alat ini juga beroperasi secara offline dan dapat diisi ulang, menjadikannya solusi tepat dalam kondisi darurat atau lokasi minim jaringan.

Akurat dan Lebih Lengkap dari Smartwatch

Keunggulan heartGO tidak hanya terletak pada desainnya, tapi juga kemampuannya mendekati standar medis. Alat ini dilengkapi teknologi 6-lead ECG, lebih unggul dari smartwatch yang umumnya hanya menggunakan 1-lead. Hal ini memungkinkan heartGO merekam sinyal jantung dengan akurasi tinggi memiliki tingkat error di bawah 5 persen.

HeartGO mampu mengukur empat parameter penting sekaligus: detak jantung (heartbeat), durasi interval QT, durasi kompleks QRS, dan variabilitas detak jantung (heart variance). Hasil pengukuran ditampilkan dalam bentuk grafik ECG menyerupai alat profesional di rumah sakit, menjadikannya layak digunakan sebagai bahan evaluasi medis.

Aplikasi Terintegrasi untuk Pemantauan Mandiri

Tak hanya alatnya yang canggih, heartGO juga dilengkapi aplikasi mobile yang mendukung pemantauan kesehatan secara menyeluruh. Aplikasi ini memungkinkan pengguna melihat data ECG secara real-time, merekam hasil selama 30 detik hingga 5 menit, dan menyimpan riwayat pengukuran secara otomatis.

Data tersebut dapat diakses melalui fitur History dan diekspor dalam format PDF lengkap dengan grafik dan parameter, sehingga dapat digunakan untuk kebutuhan konsultasi dengan dokter atau tenaga medis.

Gagasan pengembangan heartGO berawal dari keresahan terhadap sulitnya akses masyarakat terhadap pemeriksaan jantung. ECG medis umumnya bersifat rumit, besar, dan membutuhkan tenaga profesional. Tim heartGO menjawab tantangan tersebut dengan menciptakan alat yang sederhana, terjangkau, dan bisa digunakan siapa saja.

“Alat ECG rumah sakit cenderung besar dan kurang praktis. Kami ingin menghadirkan alat yang ringan, fleksibel, dan bisa digunakan di mana pun tanpa bantuan profesional,” ungkap Azka Dhika, melansir laman ITB.

Meski sempat menghadapi tantangan teknis dalam pengadaan komponen chip dan pengembangan sistem plotting di aplikasi, tim berhasil menyelesaikan prototipe dalam waktu sekitar satu semester. Alat ini menggunakan elektroda berbahan stainless steel untuk menangkap sinyal tubuh, kemudian chip ADS1293 mengubahnya menjadi data digital sebelum diproses dalam aplikasi.

Baca Juga:

Shredtics, Inovasi Mahasiswa UM: Alat Cacah Plastik Portabel Ramah Lingkungan

Aromatic Book: Inovasi Mahasiswa UGM yang Gabungkan Aroma dan Buku untuk Tingkatkan Daya Ingat

Dengan kombinasi antara presisi medis, kemudahan penggunaan, dan mobilitas tinggi, heartGO diharapkan menjadi terobosan penting dalam menghadirkan pemeriksaan kesehatan jantung yang lebih inklusif. Inovasi ini bukan hanya teknologi baru, tetapi juga bentuk kontribusi nyata anak bangsa untuk memperluas akses layanan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan solusi praktis dan terjangkau.

(Virdiya/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City