BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pemain Persib Bandung, David da Silva masih masuk ke dalam golongan penyerang asing yang diperhitungkan di sepak bola Indonesia. Di usianya yang kini sudah menginjak 35 tahun, David da Silva merupakan predator ganas yang kerap merepotkan lawan.
Penampilan apiknya bersama Persib, juga dinilai banyak pihak tak lepas dari cara memelihara kondisi kebugarannya. Padahal di usianya yang tergolong veteran, ada banyak pemain yang performanya menurun, bahkan sudah mencanangkan untuk gantung sepatu.
David da Silva mengakui, resep utama apiknya permainan di lapangan ialah soal gaya hidup. Baginya gaya hidup akan mempengaruhi performa pesepakbola dalam menjalankan tugasnya di dalam pertandingan.
“Saya punya gaya hidup yang sehat untuk selalu siap bertanding. Saya mempersiapkan makanan saya di rumah dan saya tidak banyak pergi keluar untuk makan.” buka penyerang jebolan Liga Korea Selatan tersebut.
Penyerang asal Brasil itu melanjutkan, asupan nutrisi yang berimbang akan berdampak baik terhadap level kebugarannya. Sehingga, ia pun kerap menjaga asupan makanan, termasuk menerapkan program diet agar berat badannya seimbang.
“Saya menyiapkan menu diet di rumah, waktu tidur juga saya perhatikan, sebenarnya waktu ini (latihan malam) saya gunakan untuk tidur tapi disesuaikan karena pemain lainnya harus berpuasa,” tambah David.
Termasuk soal waktu istirahat. Pada bulan Ramadan kali ini, ia sengaja melakukan penyesuaian dalam mengoptimalkan waktu istirahat. Selain itu David juga selalu memberi tambahan latihan mandiri agar kebugarannya tetap terjaga.
“Saya harus mengganti dengan waktu tidur yang baik di pagi hari. Latihan mandiri juga sangat penting di gym untuk selalu bugar. Saya melakukan latihan tambahan bersama personal trainer saya yang membantu. Saya harus berhati-hati dan harus siap setiap saat, ini hal yang penting.” tutupnya.
(RF/Usk)