Indonesia Jadi Tuan Rumah Dua Event Pariwisata Internasional

Indonesia Jadi Tuan Rumah Dua Event Pariwisata
Menparekraf Sandiaga Uno bersama Director of the Regional Department for Asia and the Pacific at UN Tourism Harry Hwang, di sela rangkaian kegiatan (Infopublik)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Indonesia akan menjadi tuan rumah (host) penyelenggaraan dua event internasional hasil kolaborasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama United Nation World Tourism Organization (UNWTO) yang akan berlangsung di sepanjang 2024.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno usai pertemuan dengan Director of the Regional Department for Asia and the Pacific at UNWTO, Harry Hwang, di sela rangkaian kegiatan “ASEAN Tourism Forum 2024, Jumat (26/1/2024), mengatakan dengan total sumbangsih dari sektor pariwisata yang sudah di atas 10 persen secara global membuat UN Tourism ingin bermitra lebih erat dengan Indonesia.

“Tahun ini hampir setiap bulan kita ada engagement dengan Organisasi Pariwisata Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau UNWTO, dan kita berhasil dengan akan menghadirkan dua event internasional bersama UNWTO,” kata Menparekraf Sandiaga di Landmark Mekong Riverside Hotel, Vientiane, Laos seperti Teropongmedia kutip dari infopublik.

BACA JUGA: Menparekraf: Pajak Hiburan 40 Persen tidak Matikan Pariwisata

Event pertama adalah “Indonesia Tourism Invesment Forum” yang akan berlangsung di Jakarta pada pertengahan tahun. Sementara yang kedua adala” The Regional Conference on Woman Empowerment in Tourism” di Bali.

“Itu yang menarik, karena kita berhasil mendapatkan kepercayaan untuk menjadi tuan rumah The Regional Conference on Woman Empowerment in Tourism. Jadi peran wanita dan perempuan hebat, perempuan luar biasa di sektor pariwisata ini akan kita kembangkan,” jelas Sandiaga.

Konferensi yang berlangsung selama dua hari ini akan menjadi ruang penghubung antara inovasi dan kolaborasi, mempertemukan tokoh-tokoh terkemuka baik dari sektor publik maupun swasta untuk membahas keterkaitan antara kemajuan digital dan praktik pariwisata berkelanjutan.

Konferensi itu tidak hanya sebagai forum diskusi namun juga sebagai batu loncatan untuk melakukan langkah-langkah nyata dan juga kemajuan dalam bidang pariwisata global.

“Indonesia sebagai anggota dari Dewan Eksekutif Dewan Eksekutif UNWTO menjadi pemimpin yang sangat diperhitungkan dan ditunggu masukannya dalam setiap perkembangan dunia pariwisata, terutama mengenai pariwisata hijau dan pariwisata yang berkelanjutan,” kata Menparekraf Sandiaga.

Pelaksanaan event internasional di Indonesia bersama UN Tourism diharapkan dapat memberikan dampak yang luas terhadap perkembangan pariwisata dan ekonomi kreatif tanah air.

 

 

(Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City