Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump, Apa Perannya?

Dewan Perdamaian Gaza. data warga indonesia
Presiden AS, Donald Trump bersama Presiden RI Prabowo Subianto. (Sekretariat Presiden)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono, mengungkapkan alasan Indonesia mau bergabung dalam Board of Peace (BOP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Menurut Sugiono, keterlibatan Indonesia dalam forum tersebut merupakan bagian dari upaya konkret untuk mendorong perdamaian yang berkelanjutan serta mendukung kemerdekaan Palestina.

Ia menyebut, bahwa Dewan Perdamaian Gaza dibentuk sebagai mekanisme internasional untuk mengelola berbagai tahapan pascakonflik di wilayah Gaza, yang selama bertahun-tahun terdampak ketegangan dan kekerasan.

Fungsi Strategis Dewan Perdamaian Gaza

Sugiono menjelaskan bahwa, fungsi utama lembaga tersebut mencakup pengawasan, administrasi, stabilisasi keamanan, hingga proses rekonstruksi dan rehabilitasi wilayah.

“Board of Peace sendiri berfungsi untuk pengawasan, administrasi, kemudian stabilisasi keamanan, serta rekonstruksi dan rehabilitasi Gaza. Semua itu akan dilakukan secara bertahap,” ujar Sugiono kepada wartawan di Bad Ragaz, Jumat (24/1/2026).

Ia menambahkan, bahwa tahapan tersebut dirancang untuk memastikan pemulihan Gaza berjalan secara sistematis dan terkoordinasi dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan internasional.

Pengawasan Pemerintahan Transisi Palestina

Selain mendukung proses pemulihan fisik, Dewan Perdamaian Gaza juga memiliki mandat untuk mengawasi jalannya pemerintahan transisi di wilayah Palestina, khususnya di Gaza.

“Board of Peace juga merupakan sebuah badan yang mengawasi semacam pemerintahan transisi di Palestina, yang terdiri dari unsur-unsur teknokrat untuk menjalankan fungsi-fungsi administrasi di Gaza,” kata Sugiono.

Menurutnya, keberadaan pemerintahan transisi tersebut diperlukan untuk menjaga stabilitas pelayanan publik serta mendukung proses transisi menuju tata kelola pemerintahan yang lebih permanen.

Alasan Indonesia Terlibat dalam Board of Peace

Sugiono menilai kehadiran Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza penting untuk memberikan masukan, saran, serta pengaruh politik agar setiap kebijakan yang diambil memiliki dampak nyata dan berkelanjutan.

Ia menegaskan bahwa keterlibatan Indonesia sejalan dengan komitmen lama pemerintah Indonesia dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina, termasuk dorongan terhadap solusi dua negara.

“Bagi kita, solusi dua negara yang nyata itu harus terwujud. Kemerdekaan Palestina serta pengakuan terhadap kedaulatan Palestina merupakan sesuatu yang selama ini terus kita perjuangkan,” ujar Sugiono.

Menurutnya, Board of Peace Gaza menjadi salah satu alternatif konkret yang saat ini dapat dimanfaatkan untuk mendorong pencapaian tujuan tersebut di tengah dinamika geopolitik internasional.

Baca Juga:

Menpar Widiyanti Luruskan Isu “Kena Semprot” DPR, Ini Klarifikasinya

Yusril Tegaskan Penempatan Polri Aktif di Jabatan Sipil Tetap Sah, Permohonan Ditolak!

Komitmen Diplomasi Indonesia

Sugiono juga menekankan bahwa partisipasi Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza mencerminkan konsistensi diplomasi Indonesia dalam isu perdamaian dunia, khususnya di kawasan Timur Tengah.

Ia menyebut bahwa keterlibatan tersebut sekaligus menunjukkan kepercayaan dunia internasional terhadap peran Indonesia dalam upaya penyelesaian konflik secara damai.

“Kehadiran Indonesia di dalamnya tentu merupakan bentuk pengakuan dunia internasional terhadap diplomasi Indonesia, posisi Indonesia, serta pandangan-pandangan Indonesia mengenai perdamaian dunia,” katanya.

Israel Ikut Bergabung

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, telah menerima undangan Donald Trump, untuk bergabung dengan inisiatif internasional baru yang disebut Board of Peace atau Dewan Perdamaian Dunia.

Langkah ini merupakan bagian dari rencana fase kedua yang bertujuan untuk menstabilisasi dan membangun masa depan Gaza, yang diluncurkan sebagai kelanjutan upaya perdamaian di wilayah yang telah dilanda konflik berkepanjangan. 

Menurut pernyataan yang diposting oleh kantor PM Netanyahu seperti dikutip dari The Times of Israel, Jumat (23/1/2026), ia menyetujui bergabung dan  menjadi anggota Board of Peace setelah sebelumnya sempat mengkritik susunan awal komite eksekutif yang diusulkan oleh pemerintahan AS tersebut. 

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

3

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City