BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Para ilmuwan baru saja mengungkap fenomena unik di dunia hewan amfibi. Kodok betina ternyata memiliki strategi mengejutkan untuk menghindari pejantan yang terlalu agresif saat musim kawin dengan cara berpura-pura mati. Untuk pertama kalinya, perilaku ini berhasil direkam secara ilmiah.
Penemuan ini berasal dari studi pada spesies European common frog (Rana temporaria). Dalam penelitian tersebut, para peneliti mengamati sejumlah betina yang tiba-tiba masuk ke kondisi kaku dan tidak bergerak, fenomena yang dikenal sebagai tonic immobility, di tengah hiruk-pikuk ritual kawin.
Musim Kawin
Musim kawin kodok hanya berlangsung beberapa minggu, dengan jumlah pejantan jauh lebih banyak daripada betina.
Kondisi ini memicu kompetisi sengit, bahkan ekstrem, ketika beberapa jantan bisa sekaligus menempel pada satu betina. Situasi tersebut sangat berisiko, karena betina bisa kehabisan tenaga atau bahkan tenggelam.
Untuk bertahan hidup, kodok betina menggunakan berbagai strategi. Mereka bisa berputar untuk melepaskan diri, mengeluarkan suara distress, hingga melakukan manuver paling ekstrem: berpura-pura mati.
Baca Juga:
Viral! Mobil Ambulan Terhalang Innova, Sopir Teriak Genting
Viral Anaknya Bawa Mobil ke Sekolah, Segini Kekayaan Wali Kota Prabumulih
Refleks, Bukan Pilihan Sadar
Para peneliti menegaskan bahwa “pura-pura mati” bukanlah keputusan sadar, melainkan refleks alami yang muncul ketika semua strategi lain gagal.
Hal ini menjadi menarik karena, sebelumnya, perilaku tonic immobility lebih sering dikaitkan dengan upaya hewan melindungi diri dari predator, bukan untuk menghindari kawin.
Hal ini dilansir oleh Rascoe, Ayesha dalam artikelnya, Research Finds Female Frogs Play Dead to Avoid Mating with Males.
(Hafidah Rismayanti/Aak)