Honda Bakal Rilis Motor Baru, Skutik Classic Stylo?

honda stylo (2)
Foto (Honda)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Astra Honda Motor (AHM) menandakan dalam pembuka tahun 2024 ini akan merilis motor baru di Indonesia. Bahkan, dalam unggahan Instagram @welovehonda_id merilis sebuah teaser atau bocoran lambang ‘S’, yang disebut-sebut adalah Stylo.

Banyak yang berspekulasi, bahwa Honda akan menyiapkan motor baru ialah skutik matic Stylo yang bergaya classic. Selain itu, dalam unggahan teaser itu ditambahkan tagline ‘Fashion Meets Power’.

Rumor Motor Honda Baru

honda stylo (2)
Foto (Honda)

BACA JUGA: Honda Siapkan Skuter Matic Pesaing Vespa, Stylo 160

Diduga kuat dengan adanya lambang S dan tagline Fashion Meets Power mengacu kepada Honda Stylo 160, kembaran Honda Giorno yang sudah dipasarkan di Thailand.

Perbedaannya, Honda Giorno di Thailand menggunakan mesin 125 cc. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa Honda Stylo akan mengusung mesin yang lebih bertenaga, yakni 160 cc. Apabila benar, motor ini kemungkinan akan menggunakan mesin serupa dengan Honda PCX 160, Honda ADV 160, atau Honda Vario 160.

Honda telah sukses memasang mesin 160 cc pada beberapa skutiknya. Mesin ini memiliki spesifikasi 156,9 cc, 4 tak, 4 katup, eSP+ berpendingin cairan dengan injeksi bahan bakar PGM-FI. Tenaga yang dihasilkan dapat bervariasi tergantung model motornya. Pada Vario 160, mesin ini menghasilkan daya sebesar 15,4 PS dengan torsi mencapai 13,8 Nm. Sementara di PCX 160 dan ADV 160, mesin ini mampu menghasilkan daya sebesar 16 PS dengan torsi mencapai 14,7 Nm.

Desain Stylo Terdaftar di Indonesia

Sebelumnya, paten motor yang diduga sebagai Honda Stylo telah muncul dalam Berita Resmi Desain Industri No. 59/DI/2023 yang diterbitkan oleh Direktorat Hak Cipta dan Desain Industri Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Desainnya mengusung gaya klasik yang identik dengan Honda Giorno di Thailand.

Dokumen paten tersebut mencantumkan gaya klasik yang menjadi ciri khas Honda Giorno di Thailand. Nomor permohonan A00202304557 menyebutkan bahwa desain motor ini berasal dari Wongsakorn Wattanavekin dari Thailand dan Takashi Watanabe dari Jepang. Honda Motor Co. Ltd, dengan alamat di Tokyo, Jepang, menjadi pemohon paten. Permohonan ini diterima pada 13 Oktober dan diumumkan sebulan setelahnya.

Menarik dinantikan kejutan dari Honda untuk pasar Indonesia, untuk menghadirkan motor baru yang banyak ditunggu oleh antusias otomotif.

 

 

(Saepul/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun