Hobi Ngupil Bisa Berisiko?

Hobi mengupil
Ilustrasi. (Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Ngupil atau mengupil di tempat umum seringkali dianggap sebagai tindakan yang tabu. Namun, ada beberapa orang yang menjadikan mengupil sebagai hobi.

Membersihkan kotoran hidung (upil) adalah kebiasaan yang umum dan wajar. Banyak orang melakukannya untuk menghilangkan upil yang menumpuk sehingga jalur pernapasan terasa lebih lega.

Beberapa orang memilih menggunakan alat bantu seperti cotton bud, sementara ada juga yang memilih langsung menggunakan jari tangan. Keduanya bisa dilakukan dengan aman, asalkan tetap memperhatikan beberapa hal penting, terutama jika mengupil sudah menjadi kebiasaan.

Kotoran hidung yang menumpuk memang membuat tidak nyaman, tetapi membersihkannya dengan cara yang sembarangan menggunakan tangan kotor justru bisa mendatangkan masalah.

4 Bahaya Ngupil Sembarangan

Berikut ini adalah empat risiko mengupil sembarangan yang perlu Anda hindari:

1. Infeksi pada Lubang Hidung

Infeksi di lubang hidung sering kali terjadi akibat kebiasaan mengupil. Ketika jari yang tidak bersih dimasukkan ke dalam hidung, bakteri dapat berpindah ke bagian dalam hidung. Hal ini meningkatkan risiko infeksi, seperti vestibulitis, yaitu peradangan pada bagian atas hidung yang sensitif.

2. Munculnya Bisul di Bagian Dalam Hidung

Bakteri staphylococcus aureus sering ditemukan saat seseorang mengupil. Bakteri ini bisa menyebabkan infeksi berupa jerawat atau bisul di dalam hidung.

Meski terlihat sepele, keberadaan jerawat atau bisul ini dapat menghambat saluran pernapasan dan menimbulkan rasa sakit yang mengganggu.

3. Cedera pada Lapisan Rongga Hidung

Mengupil dengan kuku yang tajam berisiko melukai lapisan rongga hidung. Luka ini bisa menyebabkan pembuluh darah pecah sehingga memicu mimisan, yaitu keluarnya darah dari hidung.

Rongga hidung yang terluka dapat menjadi pintu masuk bakteri yang menyebabkan infeksi.

4. Terjadinya Perforasi Septum

Mengupil terlalu dalam dapat mengakibatkan perforasi septum, yaitu terbentuknya lubang pada dinding pembatas antara lubang hidung kanan dan kiri. Dalam kasus yang serius, kondisi ini hanya bisa diperbaiki melalui tindakan operasi.

BACA JUGA: Hobi Melamun Baik Untuk Kesehatan?

Kegiatan yang terlihat sederhana, jika tidak hati-hati bisa berdampak negatif pada kesehatan. Melihat bahaya di atas, bagi Anda yang memiliki hobi mengupil sebaiknya mulai kurangi hobi tersebut. Mulailah untuk bersihkan hidung dengan cara yang lebih higienis.

 

(Virdiya/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun