BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, akhirnya berbicara blak-blakan soal keputusannya meninggalkan Pelatnas PBSI dan menempuh karier lewat jalur profesional. Keputusan yang sempat menuai pro dan kontra itu ternyata membawa banyak pelajaran bagi Jojo baik dari sisi tanggung jawab maupun kenyamanan dalam mempersiapkan diri di luar turnamen.
Setelah resmi berpisah dari Pelatnas, Jonatan kini membiayai sendiri keikutsertaannya di berbagai ajang internasional. Ia mengakui, ada konsekuensi besar di balik kebebasan itu termasuk soal pendanaan, pengaturan program latihan, hingga pemulihan cedera. Namun di sisi lain, kebebasan tersebut membuatnya bisa lebih fokus dan mendapatkan perhatian eksklusif dari tim pribadinya.
“Bedanya adalah saya pakai uang sendiri, enggak bercanda haha. Tapi bener sih, lebih tanggung jawab sendiri. Dari program latihan pun saya bisa menjalani apa yang benar-benar saya butuhkan,” kata Jojo kepada media, dikutip Selasa (7/10/2025).
Jojo juga menyoroti perubahan besar dalam hal penanganan cedera dan pemulihan fisik. Jika dulu di Pelatnas tim medis harus berbagi perhatian dengan banyak pemain lain, kini ia punya tim fisioterapis yang fokus hanya untuk dirinya seorang.
“Ketika di Pelatnas, kan perhatian tim medis terbagi. Sekarang saya punya fisio yang benar-benar fokus buat saya. Hasilnya terasa banget yang tadinya jalan saja sakit dan harus main sambil minum obat, sekarang enggak perlu lagi. Benar-benar free pain,” ujarnya.
Baca Juga:
Jonatan Christie Jaga Asa Tembus BWF World Tour Finals 2025
Namun, Jonatan tidak menutup mata terhadap sisi berat dari jalur profesional. Menurutnya, semua biaya dan tanggung jawab kini ada di tangan sendiri, termasuk memastikan rehabilitasi dan recovery dilakukan dengan benar.
“Dibayarnya ya lewat rehab dan recovery yang harus sangat bagus. Sebelum dan sesudah latihan itu penting banget,” jelasnya.
“Dengan saya individual, perhatian tim 100 persen ke saya. Itu hal yang saya dapat ketika bermain sebagai pemain independen,” tukasnya.
Langkah Jonatan Christie mengikuti jejak sejumlah pemain elite dunia yang lebih dulu memilih jalur profesional, seperti Viktor Axelsen dan Carolina Marin, menjadi babak baru dalam kariernya.
Keputusan ini bukan sekadar soal kebebasan, tapi juga tentang menemukan keseimbangan antara karier, kesehatan, dan kehidupan pribadi.
(Budis)









