Heboh Kata “Kapitil” Masuk KBBI, Bikin Gaduh Netizen!

kapitil KBBI
Ilustrasi. (KBBI)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Bahasa Indonesia kembali memicu kegaduhan. Kali ini bukan karena salah ucap pejabat atau istilah asing yang dipaksakan, melainkan akibat satu kata baru yang resmi masuk Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yaitu “kapitil”.

Sejak diumumkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, istilah “kapitil” langsung menjadi bahan perdebatan panas di media sosial, forum diskusi, hingga ruang akademik.

Dalam KBBI, kapitil didefinisikan sebagai huruf kecil sekaligus menjadi antonim dari kapital yang berarti huruf besar. Secara fungsi, definisi ini dinilai jelas.

Namun, yang menjadi soal bukan maknanya, melainkan rasa bahasa dan konotasi yang melekat di telinga publik.

Dari Kamus ke Ruang Kelas

Menariknya, kata “kapitil” mulai muncul dalam praktik nyata. Seorang dosen, Tiara Puspanidra, diketahui sempat menyinggung penggunaan istilah tersebut kepada mahasiswanya pada Kamis (8/1/2026). Peristiwa ini menandakan bahwa kata tersebut sudah mulai diuji di ruang komunikasi sehari-hari, meski masih terasa asing.

Namun, reaksi publik justru menunjukkan resistensi yang kuat. Banyak warganet menilai kata “kapitil” terdengar janggal, dipaksakan, bahkan tidak pantas digunakan secara luas. Perdebatan pun berkembang, bukan lagi soal ejaan, melainkan soal batas kepantasan dalam pembakuan bahasa.

Ribuan Kata Baru, Satu yang Meledak

Sepanjang 2025, Badan Bahasa menambahkan 3.259 lema baru ke dalam KBBI. Total entri kini mencapai 210.595 lema. Namun, dari ribuan penambahan tersebut, hanya satu yang benar-benar “meledak” di ruang publik: kapitil.

Kepala Redaksi KBBI, Dewi Puspita, mengakui bahwa polemik ini menyita perhatian internal lembaganya. Selama hampir satu pekan, tim KBBI harus merespons gelombang pertanyaan, kritik, dan penolakan dari masyarakat.

Baca Juga:

FIFA Pilih TikTok Masuk Piala Dunia 2026, Inikah Awal Kematian TV Olahraga?

Lirik, Watak dan Struktur Pupuh Sinom dalam Bingkai Sastra dan Lagu

Lolos Syarat, Ditolak Rasa

Badan Bahasa memiliki lima saringan utama untuk menetapkan lema baru: unik, eufonik, sesuai kaidah bahasa Indonesia, sering digunakan, dan tidak berkonotasi negatif.

Secara administratif, kata “kapitil” dinilai lolos. Ia unik dan sesuai kaidah. Namun, dua aspek lain justru menjadi titik lemah: eufonik dan konotasi.

Menurut Dewi Puspita, “kapitil” awalnya hanya digunakan secara terbatas di lingkungan internal Pusat Bahasa, bahkan sempat menjadi seloroh. Artinya, frekuensi pemakaian publiknya sangat minim sebelum ditetapkan sebagai lema resmi.

Ini berbeda dengan kata populer seperti “ambyar”, “bocil”, atau “bumil” yang telah hidup lama di tengah masyarakat sebelum masuk kamus.

Penolakan semakin menguat ketika sebagian masyarakat mengaitkan kata “kapitil” dengan asosiasi organ kewanitaan, yang dianggap tabu dan berkonotasi negatif. Di sinilah perdebatan melebar dari linguistik ke ranah sosial dan budaya.

Perbandingan dengan “Telang” dan Hakikat Bahasa

Di tengah kontroversi, muncul perbandingan dengan kata “telang” yang juga tercantum dalam KBBI. Di Ternate, Maluku Utara, kata ini merujuk pada bunga berwarna ungu. Namun, dalam bahasa lokal, kata yang sama memiliki makna berbeda dan berkaitan dengan organ intim perempuan.

Seorang warga Ternate, Dian Intan, menyebut masyarakat setempat tidak pernah mempermasalahkan penggunaan kata tersebut. Bahkan, sejak abad ke-17, naturalis Jacob Breyne telah menyebut bunga telang sebagai flos clitoridis ternatensibus dalam catatan ilmiah.

Contoh ini menegaskan satu hal penting yakni bahasa bersifat arbitrer dan konvensional. Makna kata tidak melekat secara alami, melainkan dibentuk oleh kesepakatan penuturnya.

Polemik “kapitil” menjadi pengingat bahwa kamus tidak hanya berbicara soal kaidah, tetapi juga soal rasa, penerimaan, dan konteks sosial. Dewi Puspita menegaskan, ke depan Badan Bahasa perlu lebih cermat membaca respons publik sebelum membakukan lema baru.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Marco Bezzecchi
Hasil Practice MotoGP Australia 2026: Bezzecchi Tercepat, Marc Marquez Tempel Ketat di Posisi Ketiga
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Marco Bezzecchi menunjukkan kecepatan impresif pada sesi practice MotoGP...
Prediksi Skor Lille vs Crvena Zvezda Liga Europa 2025/2026
Calvin Verdonk Ukir Dua Rekor di Liga Champions
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Calvin Verdonk kembali mencatatkan sejarah di Liga Champions 2026/2027....
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

Jadwal Adzan Magrib Lombok
Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bagi umat muslim, jadwal adzan magrib merupakan hal yang penting ketika...

3

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian...

5

Hukum membunuh kucing
Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sebuah video yang memperlihatkan aksi keji pembunuhan kucing di Kota...
Headline
WhatsApp Image 2026-10-22 at 17.17
Hampir Dua Dekade di Industri Perhotelan, Babak Baru Dimulai: Yunindra Hardino Pimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung sebagai General Manager
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung mengumumkan pengangkatan Mr....
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...