Hasil Survei: Presiden dan TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya

Lembaga paling dipercaya
Presiden Prabowo Subianto (Dok Setpres BPMI)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Survei yang dibuat Indikator Politik Indonesia menyimpulkan bahwa Presiden dan TNI menjadi lembaga negara yang paling dipercaya oleh masyarakat Indonesia.

Survei yang dibuat pada bulan Mei 2025 ini mengukur tingkat kepercayaan publik atas kinerja lembaga-lembaga negara dan pemberantasan korupsi. Berdasarkan hasil survei, Presiden dan TNI menjadi Lembaga negara yang mendapat tingkat kepercayaan tertinggi.

“Trust (kepercayaan, red.) terhadap TNI dan Presiden itu masih menempati peringkat tertinggi,” ujar Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi, seperti dikutip dari Antara, Selasa (27/5/2025).

Survei ini diikuti oleh 1.286 responden dengan wawancara melalui sambungan telepon. Survei ini hanya mengukur Tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga negara dan tidak mencerminkan kepuasan publik atas kinerja lembaga tersebut.

Berdasarkan hasil survei, Presiden mendapatkan kepercayaan dari publik sebesar 82,7 persen. Jumlah itu merupakan gabungan dari kategori sangat percaya dan cukup percaya yang tertera di survei.

Sementara TNI mendapatkan kepecrcayaan sebesar 85,7 persen. Sementara menempati peringkat ketiga yaitu Kejaksaan Agung dengan total sebanyak 76 persen warga yang percaya terhadap lembaga ini.

Berada di urutan paling bawah, hasil survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap partai politik sebesar 65 persen.

Burhanuddin mengingatkan bahwa angka tersebut merupakan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi, bukan kinerja secara orang per orang.

Baca Juga:

Demonstrasi Saat Aksi Tolak RUU TNI

Isu Reshuffle Kabinet Muncul, Istana: Diimbau Presiden

Berikut hasil survei Indikator Politik Indonesia tentang dengan persentase tingkat kepercayaan berdasarkan akumulasi kategori sangat percaya dan cukup percaya:

  1. TNI : 85,7 Persen
  2. Presiden : 82,7 Persen
  3. Kejaksaan Agung: 76 Persen
  4. DPD : 75,1 Persen
  5. MPR : 74,1 Persen
  6. MA : 73,7 Persen
  7. Pengadilan : 73,3 Persen
  8. KPK : 72,6 Persen
  9. Polri : 72,2 Persen
  10. DPR : 71 Persen
  11. Partai Politik : 65,6 Persen

Survei Indikator Politik Indonesia dilakukan dengan tujuan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan terkait sejauh mana kepercayaan publik terhadap lembaga negara.

Hasil survei ini dapat menjadi rujukan untuk memahami persepsi publik mengenai kepercayaan pada lembaga negara serta pemberantasan korupsi di Indonesia.

(Raidi/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

2

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam

5

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru