Harga Emas Menguat Setelah Kenaikan Suku Bunga Federal Reserve

harga emas
(web)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA,TM.ID : Harga emas naik menjelang pengumuman suku bunga Federal Reserve (The Fed) setelah pelemahan sebelumnya. Harga emas telah naik ke level tertinggi dalam beberapa waktu dan kemudian terkoreksi, namun tetap menarik minat para investor.

Pada perdagangan Rabu (23/3), kontrak emas teraktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange naik 8,50 dolar AS atau 0,44 persen menjadi ditutup pada 1.949,60 dolar AS per ounce. Ini terjadi setelah emas mencapai level tertinggi di 1.970,00 dolar AS dan terendah di 1.936,50 dolar AS.

Sementara itu, The Fed mengumumkan kenaikan suku bunga acuan sebesar seperempat persentase poin menjadi kisaran 4,75-5,00 persen dalam pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada Rabu malam waktu setempat.

Kenaikan suku bunga The Fed disebabkan oleh kekhawatiran tentang inflasi yang tinggi. The Fed percaya bahwa beberapa kebijakan tambahan mungkin diperlukan untuk membawa inflasi kembali ke target 2,0 persen. Namun, bank sentral tidak memproyeksikan penurunan suku bunga tahun ini.

BACA JUGA: Harga Emas Merosot 12 Dolar AS Tertekan “Greenback”

Menanggapi keputusan ini, Ketua The Fed, Jerome Powell, mengatakan bahwa stabilitas harga adalah tanggung jawab Federal Reserve dan bahwa tanpa stabilitas harga, ekonomi tidak akan berfungsi dengan baik. Powell juga mengatakan bahwa meskipun industri keuangan secara keseluruhan sehat dan tangguh, tetap ada kekhawatiran tentang sistem keuangan AS.

Kenaikan suku bunga The Fed telah mempengaruhi harga emas, yang melonjak dalam perdagangan elektronik setelah pengumuman tersebut. Para analis melihat kenaikan suku bunga sebagai dukungan tambahan untuk posisi emas sebagai tempat berlindung yang aman.

Selain itu, harga perak untuk pengiriman Mei naik 36,10 sen atau 1,61 persen, menjadi ditutup pada 22,786 dolar AS per ounce. Sementara harga platinum untuk pengiriman April naik 10,30 dolar AS atau 1,05 persen, menjadi menetap pada 987 dolar AS per ounce.

Dengan kenaikan harga emas dan logam mulia lainnya, investor mungkin akan mempertimbangkan untuk membeli emas sebagai alternatif investasi dalam menghadapi kondisi pasar yang tidak pasti.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

4

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

5

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City