Harga Beras Turun di 214 Wilayah, Bapanas Pastikan Stabil Jelang Libur Nataru

Harga beras
Mentan Amran Sulaiman (Instagram/a.amran_sulaiman)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian, Amran Sulaiman menegaskan harga beras mulai stabil menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Dia menyebutkan jumlah daerah yang mengalami penurunan harga beras di tingkat konsumen terus meningkat bila dibandingkan pada awal Oktober lalu. Sampai awal November sudah ada 214 kabupaten/kota yang mengalami penurunan harga beras.

“Menjelang masa Natal dan tahun baru, pemerintah memastikan kestabilan harga pangan pokok strategis, terutama beras,” kata Amran dalam keterangan di Jakarta, Minggu (15/11/2025) melansir Antara.

Arman menuturkan harga beras nasional menunjukkan tren stabil. Beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual sekitar Rp12.000 per kilogram, sementara beras medium banyak ditemukan di kisaran Rp13.000 per kilogram di berbagai wilayah.

Kondisi harga uang berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp13.500 untuk medium, menandakan pasar mulai terkendali menjelang periode libur akhir tahun.

“Artinya sudah sesuai dan bahkan di bawah HET,” jelas Amran.

Meskipun begitu, Amran menegaskan bahwa pihaknya akan terus memastikan perkembangan harga di lapangan.

“Tapi kami ada membaca berita bahwa harga lagi naik, makanya kami turun ke lapangan. Kami langsung bersama Pak Wamen Pertanian, juga dengan Dirut Bulog,” tambahnya.

Baca Juga:

Bulog Bandung Pastikan Stok Beras Aman Hingga Enam Bulan ke Depan, Ada 30 Ribu Ton

Kepala Bapanas Ungkap Indonesia Pengaruhi Harga Beras Dunia

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), sampai minggu pertama November sudah ada 214 kabupaten/kota yang mengalami penurunan harga beras.

Telah terjadi peningkatan 19,5 persen apabila dibandingkan pada minggu pertama Oktober dimana baru terdapat 179 kabupaten/kota yang mengalami penurunan harga beras.

Sementara itu, masih ada 50 kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga beras sampai minggu pertama November 2025.

Lebih lanjut Amran mengatakan salah satu upaya yang dilaksanakan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga komoditas tersebut adalah berupa peningkatan pengawasan oleh Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Harga Beras yang dibentuk sejak 20 Oktober 2025.

Adapun pengawasan Satgas Pengendalian Harga Beras melibatkan Polri, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, Bapanas, Bulog dan pemerintah daerah.

Di samping itu, pemerintah bersama Perum Bulog dalam mempersiapkan Natal dan tahun baru, akan memperkuat stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di masing-masing daerah.

Hal itu merupakan mitigasi dalam menjaga kestabilan harga beras tatkala ada peningkatan kebutuhan konsumsi.

(Raidi/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

3

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City